Bingungnya Warga Malang Cari Nenek Usia 99 Tahun Saat Rumah Roboh, Kaget Tergeletak di Bawah Pintu
Bingungnya Warga Malang Cari Nenek Usia 99 Tahun Saat Rumah Roboh, Kaget Tergeletak di Bawah Pintu.
Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri | Editor: Sudarma Adi
Bingungnya Warga Malang Cari Nenek Usia 99 Tahun Saat Rumah Roboh, Kaget Tergeletak di Bawah Pintu
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ketika rumah yang ditempati nenek Saini roboh, ia sempat berusaha lari keluar rumah namun terlanjur tertimpa pintu.
Kejadian rumah roboh yang ditinggali nenek sebatang kara ini berlangsung, Rabu (27/11/2019).
Kejadian tersebut berlokasi di Jalan Joyo Pranoto RT 05 RW 05 kelurahan Merjosari,Kecamatan Lowokwaru,Kota Malang.
Suryadi yang merupakan tetangga nenek berusia 99 tahun ini menjelaskan kronologis musibah tersebut.
• Rumah Nenek Berusia 99 Tahun Disapu Hujan Lebat, Wali Kota Malang Ajak Warga Gotong-Royong
• Pertontonkan Alat Vital ke Wanita, Pria dari Malang Ini Malah Dibebaskan Polisi, Sebabnya Karena Ini
• Simak Rincian Lengkap Formasi CPNS Kota Malang Tahun 2019, Tenaga Guru Total 148 Formasi
“kemaren itu setelah hujan deras 1 jam sekitar jam 5 sore hujan deras campur angin penyangganya jatuh, terus sudah selesai hujan itu terus mbah Saini ini seperti bunyi mau jatuh terus dia lari,tapi sampai di pintu itu langsung ambruk rumahnya,”ujar Suryadi ketika ditemui di lokasi kejadian, Kamis(28/11/2019).
Suryadi mengatakan ketika warga mencoba mencari keberadaan nenek Saini seusai rumahnya roboh, ia ditemukan di bawah pintu.
“Cari penghuninya kan masih sodara semua ini tau taunya udah di bawah pintu ketutupan reruntuhan. Nah punggungnya itu kan kena pintu jadi memar,”terangnya.
Kemudian setelah nenek Saini dievakuasi ia dibawa ke rumah salah satu warga selama satu malam, kemudian sekitar jam 11 siang hari ini, pihak Puskesmas Dinoyo datang untuk membawa nenek Saini menuju Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Pantauan TribunJatim.com ketika datang ke lokasi kejadian, rumah roboh yang ditinggali oleh Nenek Saini saat ini sudah dibersihkan oleh warga.
Puing-puing reruntuhannya yang berupa kayu,triplek,dan bambu juga sudah dirapikan oleh warga setempat