ALASAN Ayah Tiri yang Tiduri ABG 15 Tahun di Tulungagung,Cabul Sejak 3 Tahun Lalu Gegara Film Dewasa

Tersangka berinisial TW (33) yang berbuat cabul terhadap anaknya sempat diinterogasi oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia.

SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES
Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, menginterogasi TW (33), tersangka pencabulan anak tirinya. 

Bahkan TW meminta Tinuk untuk bergabung dalam aktivitas seksual itu (threesome).

Perbuatan keji itu terakhir dilakukan pada Rabu (27/11/2019) pagi, saat Mawar akan berangkat sekolah.

Mawar sudah mengenakan seragam, TW memintanya naik ke lantai dia.

“Di lantai atas, sata diperlakukan yang aneh-aneh. Padahal saya mau berangkat ke sekolah pukul 6 dan itu saya berseragam,” tulis Mawar mengakhiri curhatnya.

Perbuatan tidak senonoh TW kepada Mawar dilakukan selama empat tahun terakhir.

Kasus ini terungkap saat guru Bimbingan dan Konseling (BK) melihat Mawar yang selalu murung.

Saat dilakukan konseling, Mawar bercerita sudah lama menjadi korban nafsu TW.

Nasib Pilu Siswi 15 Tahun di Tulungagung, Ditiduri Ayah Tiri Sebelum ke Sekolah, Ibunya Juga Diajak

Pihak sekolah kemudian melapor ke bibi Mawar, kemudian melapor ke Polres Tulungagung.

Sebelumnya, personil Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung menangkap TW (33), seorang pria asal Kecamatan Tulungagung.

TW diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya, sebut saja Mawar. Perbuatan tidak senonoh ini dilakukan TW selama empat tahun, sejak Mawar masih SD hingga SMP.

Perilaku tak terpuji TW terbongkar, bermula dari sikap Mawar yang selalu murung di sekolah.

Pihak sekolah kemudian melakukan konseling terhadap Mawar. Saat itulah Mawar mengaku sudah lama menjadi korban nafsu jahat ayah tirinya.

Pihak sekolah kemudian memanggil bibi korban, untuk mengambil sikap atas pengakuan Mawar.

Informasi yang didapat dari pewarta, perbuatan ini berlangsung sejak 2015. TW terakhir kali melampiaskan nafsunya Rabu (27/11/2019) pagi.

Mayat Perempuan yang Ditemukan Membusuk di Gresik, Ternyata Berada Di Dalam Kamar Kos Laki-Laki

Bibi korban yang mendengar pengakuan Mawar, kemudian membuat laporan ke Polres Tulungagung. Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas, Ipda Anwari mengatakan, telah merespon laporan dari bibi Mawar.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap TW pada Kamis (28/11/2019).

“Terduga pelaku sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum,” terang Anwari kepada Tribunjatim.com, Minggu (1/12/2019).

Saat ini TW sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan ruang tahanan di Mapolres Tulungagung.

Anwari belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, karena kasus ini masih didalami oleh UPPA Polres Tulungagung.

Anwari berjanji akan memberikan penjelasan lanjutan, jika proses penyidikan telah selesai.

“Satu atau dua hari ke depan paling sudah selesai,” pungkas Anwari kepada Tribunjatim.com.

Polisi menjerat TW dengan Undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

Selain itu, besar hukuman akan ditambah satu per tiga, karena status TW sebagai orang tua atau wali Mawar.

Kasus ini terungkap, karena perilaku Mawar yang selalu murung saat di sekolah.

Saat dilakukan konseling, Mawar mengaku menjadi korban pencabulan TW sejak empat tahun lalu.

Bibi korban kemudian melapor ke Polres Tulungagung.

5 Film Bertema Natal yang Cocok Ditonton Bareng Keluarga, Sering Diputar di TV Indonesia

Penulis: David Yohanes
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved