Heboh Warga Blitar Temukan Kakek Gantung Diri di Lapangan Sepak Bola, Sebabnya Depresi Akibat Ini
Heboh Warga Blitar Temukan Kakek Gantung Diri di Lapangan Sepak Bola, Sebabnya Depresi Akibat Ini.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi
Heboh Warga Blitar Temukan Kakek Gantung Diri di Lapangan Sepak Bola, Sebabnya Depresi Akibat Ini
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Terjadi peristiwa orang tewas gantung diri di Blitar tepatnya di wilayah Hukum Polres Blitar Kota dalam dua hari ini, Minggu (15/12/2019)-Senin (16/12/2019).
Peristiwa gantung diri terbaru dilakukan Mardjo (74), warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Mardjo ditemukan tewas gantung diri di kawasan lapangan sepak bola di Lingkungan Dimoro, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Senin (16/12/2019) pagi.
• Niat Berburu Narkoba di Lapas Blitar, Razia Gabungan Hanya Dapatkan Sendok Hingga Jepit Jenggot
• Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 Kota Blitar, 668 Orang Tak Lolos, Cek Masa Sanggah!
• Satpol PP Kota Blitar Tutup Paksa Karaoke Maxi Brillian, Pengelola Tolak Tanda Tangan Berita Acara
Peristiwa itu kali pertama diketahui, Agus, tetangga korban. Saat melintas di lokasi, Agus melihat sesosok tubuh dengan posisi menggantung di pohon waru pinggir lapangan. Karena penasaran, Agus mendekat ke lokasi untuk memastikan.
Setelah didekati, sosok tubuh yang menggantung di pohon waru pinggir lapangan ternyata Mbah Mardjo, tetangganya sendiri. Agus segera memberitahukan peristiwa itu ke keluarga Mbah Mardjo.
"Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukorejo," kata Kapolsek Sukorejo AKP Slamet Pujiono.
Polisi segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Setelah itu, polisi mengevakuasi tubuh korban. Tapi, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap tubuh korban.
Menurut Slamet, berdasarkan keterangan dari keluarga, korban nekat gantung diri karena depresi. Korban memiliki penyakit radang paru-paru dan usus buntu yang tidak kunjung sembuh.
"Dugaan kami, korban depresi karena penyakit radang paru-paru dan usus buntu yang dideritanya tidak kunjung sembuh. Akhirnya dia nekat bunuh diri dengan cara gantung diri," ujarnya.
Sehari sebelumnya atau Minggu (15/12/2019) sore, Endri (30), warga Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, juga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Endri ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya.
Endri nekat bunuh diri dengan cara gantung diri diduga karena masalah asmara. Sebelum ditemukan tewas gantung diri, Endri diduga sempat cekcok dengan teman wanitanya.
Hal itu, diketahui setelah polisi memeriksa isi pesan singkat di ponsel Endri. Dalam percakapan lewat pesan singkat itu, Endri seperti sedang bertengkar dengan teman wanitanya.