Jalan Raya Porong Sidoarjo 'Ambles' 2 Meter, BBPJN VIII Minta Ditutup, Bahayakan Pengguna Jalan

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional meminta Jalan Raya Porong dari dekat bekas pintu tol Tanggulangin hingga Tugu Kuning, Sidoarjo segera ditutup.

Jalan Raya Porong Sidoarjo 'Ambles' 2 Meter, BBPJN VIII Minta Ditutup, Bahayakan Pengguna Jalan
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kepala BBPJN VIII, Achmad Subki saat diwawancarai awak media terkait kesiapan infrastruktur jalan untuk libur Natal dan Tahun Baru 2020 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM. SIDOARJO - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII meminta agar Jalan Raya Porong dari dekat bekas pintu tol Tanggulangin hingga Tugu Kuning, Desa Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo untuk segera ditutup.

Permintaan itu berdasarkan kondisi jalan penghubung Surabaya - Malang itu telah mengalami penurunan tanah hingga 2 meter.

Tanah yang turun sedalam 2 meter itu mengakibatkan, jalan dari kedua arah tersebut bergelombang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kepala BBPJN VIII, Achmad Subki mengatakan, kondisi jalan tersebut sudah tidak layak lagi dilewati kendaraan.

Hakim Perintahkan 3 Tergugat Kasus Ikan Mati Massal di Sungai Brantas untuk Minta Maaf & Pasang CCTV

Gugatan Ikan Mati Massal di Sungai Brantas Diterima Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Ini Alasannya

"Jalan tersebut awalnya berstatus jalan nasional, namun saat ini statusnya menjadi jalan provinsi karena kita serahkan ke pihak Provinsi Jatim sehingga wewenangnya sekarang menjadi milik Dishub Provinsi Jatim. Dan kita pun telah berkirim surat kepada pihak Dishub Provinsi Jatim untuk segera menutup jalan itu, namun mungkin karena ada pertimbangan lain maka jalan tersebut hingga sekarang belum ditutup," ujarAchmad Subki kepada TribunJatim.com, Rabu (18/12/2019).

Achmad Subki  menjelaskan, para pengguna jalan bisa memanfaatkan jalan yang lebih aman yaitu lewat di Jalan Raya Arteri Porong, Kabupaten Sidoarjo.

"Begitu Jalan Raya Arteri Porong selesai dibangun maka pengguna jalan bisa langsung memakainya. Dan Jalan Raya Porong yang sudah tidak layak itu bisa langsung ditutup," jelas Achmad Subki.

Gudang dan Kantor Milik Kontraktor Perbaikan Jalan Terbakar Hebat, 4 Mobil PMK Dikerahkan

Setelah Dapat Pelatih Baru, Arema FC Akan Rekrut Pemain untuk Liga 1 2020

Achmad Subki menambahkan, meski jalan tersebut sudah tidak layak digunakan namun pihaknya tetap melakukan pemeliharaan jalan.

"Hanya sebatas penambalan saja bila ada lubang di jalan. Tetapi untuk perbaikan strukturnya sudah tidak lakukan. Karena saat ini kita sudah fokus melaksanaan pemeliharaan dan perbaikan untuk Jalan Raya Arteri Porong saja," beber Achmad Subki.

Oleh karena itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar jalur tersebut segera ditutup.

"Karena kita ingin mendahulukan keselamatan pengguna jalan," tandasnya.

Kasus Kerusuhan Asrama Mahasiswa Papua, Jaksa Hadirkan Saksi dari Profiling Tim Cyber Polda Jatim

Pengacara Mak Susi: Keterangan Saksi Profiling Polda Jatim Tak Sinkron, Siapa yang Tersinggung?

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved