Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Natal dan Tahun Baru

Ternyata Ini Alasan Orang Inggris Punya Budaya Makan Malam Natal dengan Sajian Kalkun Panggang

Simak Alasan Orang Inggris Punya Budaya Makan Malam Natal dengan Sajian Kalkun Panggang

Getty Images/Sam Edwards
Menu Kalkun Panggang yang biasa disajikan saat Natal di Inggris. 

Raja Edward VII melanjutkan hal ini dan bahkan mempopulerkan konsumsi kalkun pada abad ke-19.

Namun penggunaan kalkun sebagai sumber protein utama dalam perayaan Natal belum populer hingga tahun 1950-an.

3 Hal tentang Alaska & Santa Claus House di Kutub Utara yang Dipercaya sebagai Kampung Santa Claus

Seperti dikutip dari home.bt.com, pada masa Ratu Victoria (bertakhta tahun 1837-1901), harga kalkun masih sangat mahal.

Maka dari itu, orang-orang di bagian utara Inggris masih lebih memilih daging sapi panggang.

Sementara orang-orang di bagian selatan Inggris memilih angsa dan bahkan masyarakat yang lebih miskin terpaksa menggunakan kelinci.

Makna di Balik Tradisi Menggantung Kaus Kaki saat Merayakan Natal, Bukan Sekedar Dekorasi Aja Lho!

Dikutip dari express.co.uk, memakan kalkun untuk perayaan Natal dianggap sebagai kemewahan.

Pada 1950-an, peternakan kulkan mulai muncul.

Kini tiap tahunnya orang-orang Inggris bisa mengonsumsi sampai 10 juta kakun per tahun.

Walau begitu, kalkun bukan makanan tradisional Natal di negara-negara Eropa lainnya.

DIY Dekorasi Rumah dengan Pohon Natal Murah Meriah, Ada Pohon Natal dari Tangga hingga Sendok Bekas

Seperti di Portugal yang merupakan negara penghasil makanan laut, sajian khas Natal adalah ikan codfish.

Sementara di Jerman, hidangan yang populer adalah babi liar dan rusa.

Sementara di Swedia biasanya menggunakan caviar, berbagai macam kerang, serta ikan.

(Kompas.com/Syifa Nuri Khairunnisa)

DIY Dekorasi Natal di Rumah dari Bohlam Lampu, Bahan-Bahan dan Cara Membuatnya Mudah Lho!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Orang Inggris Makan Kalkun untuk Natal?"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved