Selama 2019, Petugas Damkar Kota Malang Evakuasi 200 Sarang Tawon

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang mengevakuasi lebih dari 200 sarang tawon selama tahun 2019.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Elma Gloria Stevani
UPT Damkar Kota Malang
Petugas UPT Damkar Kota Malang setelah mengevakuasi sarang tawon di Klayatan Gang I, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang mengevakuasi lebih dari 200 sarang tawon selama tahun 2019.

Sarang tawon dievakuasi mayoritas adalah sarang vespa affinis atau biasa disebut tawon ndas.

“Sebulan rata-rata kami evakuasi 20 sarang tawon. Jenisnya kebanyakan tawon ndas,” kata Wakil Komandan Regu 3 UPT Damkar Kota Malang, Hariyanto, Minggu (5/1/2019).

Proses evakuasi dinilai oleh Wakil Komandan Regu 3 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Hariyanto,  gampang-gampang susah.

Sebelum menangkap, para petugas harus memasang helm beserta fire jacket.

Setelah itu, barulah sarang tawon diangkut secara perlahan.

“Safety sangat perlu untuk menghindari tersengat. Tawon ndas, sengatannya bisa mematikan,” ujar Hariyanto.

Hujan Deras dan Angin Kencang di Sidoarjo, Puluhan Tiang Listrik Roboh Timpa Motor dan Rumah Warga

Meski Hujan Deras, Wali Kota Risma Turun Jalan Atur Arus Lalu Lintas di Wonokromo

Usai tawon dievakuasi, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) lantas melakukan pengasapan di bekas sarangnya.

“Tujuannya, agar tawon yang semula bersarang di rumah warga tidak kembali,” jelas Harianto.

Harianto mengatakan, seluruh sarang tawon hasil evakuasi dibawa ke rumah tawon di Mako Damkar Kota Malang.

Tak hanya tawon, Mako menjadi rumah bagi beberapa satwa yang kerap meresahkan seperti ular.

Kunjungi Korban Banjir Jakarta, La Nyalla Serahkan Santunan Rp 378 Juta untuk Para Korban

Ngotot Minta Uang, Mohammad Eric Paksa Sopir Truk Beri Uang Rp 15 Ribu, Habis Dimassa di Tulungagung

“Di Mako ada rumah tawon. Ular juga ada,” katanya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Mokhamad Teguh Budi Wibowo menuturkan, sarang tawon dievakuasi dari berbagai kawasan baik perumahan maupun gang kecil.

“Merata di lima kecamatan. Tidak hanya rumah kecil tapi juga rumah besar,” kata Mokhamad Teguh Budi Wibowo.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved