Dua Artis Ini Mangkir Panggilan Polisi Kasus Investasi Bodong Memiles, Kirim Surat Panggilan Kedua

Dua Artis Ini Mangkir Panggilan Polisi Kasus Investasi Bodong Memiles, Kirim Surat Panggilan Kedua.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko 

Dua Artis Ini Mangkir Panggilan Polisi Kasus Investasi Bodong Memiles, Kirim Surat Panggilan Kedua

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bisnis investasi bodong MeMiles oleh 'PT Kam and Kam' yang berjalan delapan bulan ternyata melibatkan sejumlah nama publik figur artis tanah air.

Pihak Direskrimsus Polda Jatim secara terang menyebut, ada puluhan publik figur artis; penyanyi, personel band, model, presenter, bintang film, yang diperkirakan terlibat bisnis ilegal tersebut.

Satu diantaranya, publik figur bernama Adjie Notonegoro.

Penyidik Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim bakal melayangkan surat panggilan yang kedua kali padanya.

Investasi Bodong Memiles Raup Rp 750 Miliar, Polda Jatim Panggil 4 Artis, Siapa Saja Mereka?

Judika hingga Marcello Tahitoe Masuk Dalam Deretan Artis Diduga Terlibat Investasi Bodong Memiles

Korban Ramai-ramai Mengadu ke Polisi Soal Investasi Bodong Memiles 750 M, Alami Kerugian Rp 26 Juta

Pasalnya, Adjie diketahui tidak memenuhi panggilan Polda Jatim melalui surat panggilan pertama yang menjadwalkan agenda pemeriksaan pada pekan ini.

"Kami sudah panggil ya, panggilan pertama, tapi dengan suatu hal berhalangan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolda Jatim, Rabu (8/1/2020).

Surat panggilan kedua yang telah dilayangkan pada Adjie nantinya adalah untuk agenda pemeriksaan pada pekan depan.

Kendati begitu, ungkap Trunoyudo, hingga saat ini, Adjie belum memberikan respon terhadap surat panggilan kedua yang telah dilayangkan.

Tak cuma Adjie yang cenderung tak merespon surat panggilan agenda pemeriksaan kasus.

Publik figur arti lain, seperti Ello juga demikian.

"AN dan EL Belum ada konfirmasi kehadiran. Belum ada pemberitahuan," pungkasnya.

Sebelumnya, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar praktik investasi bodong berbasis aplikasi 'MeMiles', Minggu (19/12/2019) silam.

Investasi itu dijalankan oleh 'PT Kam and Kam' yang berkantor di kawasan ruko di Jalan Raya Sunter, Jakarta Utara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved