Banjir Sungai Kali Lamong, Tim Tagana Dinas Sosial Gresik Masak Riabuan Nasi Bungkus

Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gresik, memasak ribuan nasi untuk korban bencana alam banjir luapan Sungai Kali Lamong, Kamis (9/1/2020).

Banjir Sungai Kali Lamong, Tim Tagana Dinas Sosial Gresik Masak Riabuan Nasi Bungkus
sugiyono/surya
Tim Tagana Dinas Sosial Kabupaten Gresik menyiapkan nasi bungkus untuk korban banjir Sungai Kali Lamong, Kamis (9/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gresik, memasak ribuan nasi untuk korban bencana alam banjir luapan Sungai Kali Lamong, Kamis (9/1/2020).

Tim Tanaga memasak di dapur umum yang disiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Gresik Sulyono mengatakan, tim Tagana telah membuat dapur umum untuk membantu masyarakat yang terkena korban banjir Kali Lamong.

Dapur umum tersebut digunakan untuk memasak nasi dan menampung logistik keperluan korban banjir.

"Sekali masak, kita bisa untuk seribu bungkus lebih nasi bungkus," kata Sulyono kepada Tribunjatim.com.

Rinciannya, pada Rabu (8/1/2020), telah memasak dan mengirimkan makanan nasi bungkus sebanyak 2000 bungkus. Semuanya terkirim di 3 desa terdampak banjir Sungai Kali Lamong. Yaitu desa Munggugianti 350 bungkus, Deliksumber 300 bungkus, Kedungrukem 350 bungkus.

BREAKING NEWS - Gresik Banjir Lagi, 19 Desa di 4 Kecamatan Terendam, Wilayah Cerme Paling Parah

Wanita Madura Tewas Tragis di Tepi Pantai, Hidup Pilu Terkuak, Suami Beristri 4, Isu Depresi Muncul

Ini Alasan Irfan Jaya Putuskan Bertahan di Persebaya Surabaya

"Kemarin untuk makan siang sudah disiapkan 1000 bungkus untuk 3 desa terdampak tersebut, sehingga total dua ribu bungkus nasi," katanya kepada Tribunjatim.com.

Sampai saat ini tim Tagana Dinas Sosial Kabupaten Gresik masih membuka dapur umum dan posko bencana alam. "Kita masih menyediakan nasi bungkus untuk masyarakat," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Bantuan nasi bungkus itu juga koordinasi dengan lembaga sosial lainnya, sehingga tidak terjadi penumpukan bantuan. Seperti dari Social Emergency Respon NU (SER-NU) Kabupaten Gresik, Pemuda Pancasila, Partai Politik dan Komunitas Loss.

"Kami berterima kasih kepada teman-teman relawan yang gotong royong membantu masyarakat korban banjir Sungai Kali Lamong," katanya. (Sugiyono/Tribujatim.com).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved