Bupati Gresik Gus Yani Serahkan 468 SK PNS dan PPPK, Soroti Kasus SK Palsu
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan langsung surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) sekaligus pengambilan sumpah
Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 468 ASN menerima SK pengangkatan dan perpanjangan PPPK di Gresik.
- Bupati menekankan disiplin, integritas, dan pelayanan publik sebagai prioritas ASN.
- Pemkab Gresik menegaskan sistem meritokrasi serta menolak praktik SK palsu.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan langsung surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) sekaligus pengambilan sumpah serta penyerahan perpanjangan kontrak PPPK formasi tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.
Turut hadir dalam kegiatan penyerahan SK, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman, serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik.
Penyerahan SK digelar di area parkir belakang Kantor Bupati Gresik, Selasa, 28 April 2026.
Total, 468 SK diserahkan masing-masing untuk jabatan struktural 204 dan jabatan fungsional 264.
Sedangkan pejabat fungsional yang dilantik berjumlah 8 orang dengan rincian penyuluh lingkungan hidup ahli pertama 1 orang, perencana ahli pertama 1 orang, pustakawan ahli pertama 2 orang, perawat ahli muda 1 orang, perawat ahli pertama 1 orang, bidan ahli pertama 1 orang, dan bidan ahli muda 1 orang.
Baca juga: Antoni Pecatan Pemkab, Kini Raup Rp 1,5 Miliar Hasil Modus SK ASN Palsu Demi Bayar Utang
Pesan Tegas Bupati Gresik
Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, tiga pesan utama kepada PNS yang baru diambil sumpahnya. Pertama meningkatkan disiplin dan etos kerja sebagai contoh bagi masyarakat. Kedua, menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
"Kembangkan kompetensi diri agar mampu menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ingat, kita hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani," ujarnya
Ketiga, seluruh proses penempatan pejabat dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi dan sistem seleksi yang transparan.
Menurut Bupati, penataan aparatur di lingkungan Pemkab Gresik yang berlandaskan sistem meritokrasi, dengan mengedepankan kompetensi dan potensi.
Baca juga: Sejarah Museum Kanjeng Sepuh Sidayu dan Jejak Pemimpin Kadipaten Pembela Rakyat di Gresik
Soroti Kasus SK Palsu
"Saya sangat prihatin jika di Kabupaten Gresik ada persoalan terkait SK palsu. Tentu ini mencoreng raihan prestasi birokrasi Pemkab Gresik yang sudah lama dibangun dengan susah payah. Saya mengapresiasi kepada Polres Gresik yang sudah menangani kasus ini dengan cepat. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus seperti ini," ujarnya.
Bupati Yani juga menekankan bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil bukan sekadar memperoleh status, melainkan amanah besar sebagai pelayan masyarakat, abdi negara, dan abdi pemerintah.
Sumpah jabatan yang diucapkan merupakan janji suci yang tidak hanya disaksikan undangan, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan profesionalitas.
"ASN harus bekerja dengan penuh integritas, disiplin, tanggung jawab, serta dedikasi yang tinggi. Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang pengabdian," tuturnya.
"Untuk PPPK yang baru saja diperpanjang tingkatkan kedisiplinan, niatkan dengan ikhlas menjadi pegawai membantu masyarakat. Mudah-mudahan setelah menerima SK perpanjangan ini kerjanya semakin semangat dalam melayani masyarakat," pesannya.
Sementara, salah satu PNS yang menerima SK pengangkatan PNS Febri (26) mengungkapkan rasa syukur telah menerima SK dari Bupati Gresik. Ia mengaku bangga mengabdi sebagai PNS di Pemerintah Kabupaten Gresik. "Terharu dan senang. Insyaallah saya akan berusaha maksimal, belajar dan berkontribusi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Gresik," ucap Febry.
Bupati Gresik
Fandi Akhmad Yani
Gus Yani
penyerahan SK
PPPK
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Sejarah Museum Pendidikan Surabaya, Jejak Taman Siswa yang Dihidupkan Kembali |
|
|---|
| Gus Salam Serius Maju Calon Ketua Umum PBNU, Minta Restu Kiai Sepuh NU |
|
|---|
| Besok Ribuan Sopir Truk Jatim Geruduk Kantor dan Depo Pertamina di Surabaya, Ini 5 Tuntutan Mereka |
|
|---|
| Ngawi Bersinar di Tingkat Nasional, Masuk Jajaran 10 Besar Kabupaten Terbaik di Indonesia |
|
|---|
| Terserang Stroke, Satu Jemaah Haji Ponorogo Gagal Berangkat, Digantikan Cadangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Suasana-penyerahan-SK-penangkatan-PNS-dan-perpanjangan-kontrak-PPPK-pemkab-gresik.jpg)