Angka Perceraian di Gresik Meningkat, 1500 Gugatan Istri, Masalah Utama Faktor Ekonomi

"Sekitar 1.500 an lah, wanita yang menggugat cerai suaminya selama 2019," ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik

Angka Perceraian di Gresik Meningkat, 1500 Gugatan Istri, Masalah Utama Faktor Ekonomi
effiezy
ilustrasi pertengkaran suami istri 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sepanjang tahun 2019, wanita di Kabupaten Gresik ramai menggugat cerai suaminya.

Total sebanyak 2.149 wanita di Gresik resmi menyandang status janda.

Hal ini membuat tren perceraian di Kota Santri mengalami peningkatan setiap tahunnya.

"Sekitar 1.500 an lah, wanita yang menggugat cerai suaminya selama 2019," ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik, Emi Rumhastuti, Jum'at (17/1/2020).

Berdasarkan data perceraian di Pengadilan Agama (PA) Gresik, sebanyak 2.149 perkara perceraian selama 2019.

Masalah utama dari perceraian adalah faktor ekonomi. Totalnya sebanyak 1.083.

Wanita Pemandu Lagu Asal Mojokerto Ditangkap Polsek Wringinanom Gresik, 0,34 Gram Sabu Jadi Bukti

Buka Layanan Prostitusi, Salon Pijat Plus Plus Digerebek Polisi, Tawarkan Paket Mulai Rp 150 Ribu

Faktor kedua disusul oleh perselisihan terus menerus. Sebanyak 489 kasus menyebabkan mahligai rumah tangga berakhir di palu hakim.

Kemudian, sebanyak 409 perceraian juga disebakan karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Terakhir diduduki oleh faktor meninggalkan satu pihak sebanyak 107.

Member Investasi Bodong MeMiles yang Tak Mau Kembalikan Reward ke Polda Jatim akan Dikenai UU TPPU

Akal Bulus Petinggi Perusahaan Tentukan Pemenang Investasi Bodong MeMiles, Tersangka SW Jadi Pemikat

"Dari Januari sampai Desember paling banyak ya ekonomi. Kedua faktor selingkuh," papar Emi Rumhastuti.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved