Realisasikan Big Data, Revisi Kegagalan 2 Tahun Lalu, Diskominfo Jatim: Semua OPD Bisa Input Data

Diskominfo Jatim berupaya wujudkan Big Data, bantu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengambil kebijakan yang tepat.

Realisasikan Big Data, Revisi Kegagalan 2 Tahun Lalu, Diskominfo Jatim: Semua OPD Bisa Input Data
SURYA.CO.ID/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Dinas Kominfo Jatim dan rapat bersama Bappeprov dihari pertama kerja, Jumat (15/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -  Keinginan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk membentuk Big Data, sedang diupayakan terwujud oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur (Diskominfo Jatim).

Kepala Dinas Kominfo Jatim, Benny Sampirwanto menjelaskan, adanya Big Data yang menyediakan semua informasi dan data di Jawa Timur, maka Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bisa mengambil kebijakan yang tepat.

Benny pun menjelaskan, nantinya pengisian data di Big Data ini tidak seperti sebelumnya yang hanya dari Diskominfo Jatim saja.

Pengisian data di Big Data ini, ungkap Benny akan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jawa Timur, sehingga Big Data ini juga mampu membangun konektivitas data antar OPD.

Kesucian Direnggut, Gadis Surabaya Marah Diputus Pacar, Hubungan Terlarang Diungkap, Lihat Endingnya

KILAS KRIMINAL JATIM: Kasus Curanmor di Malang - Barang Bukti Uang Rp 2 M Investasi Bodong MeMiles

Kelakuan Bejat Tukang Rombeng Gresik Tiduri Keponakan Berulang Kali, Main Ancaman, Si Gadis Trauma

Drama Bohong Penculikan Bayi 2 Bulan di Pasuruan, Motif Sebenarnya Terungkap, Si Ibu Jadi Tersangka?

“Nantinya yang mengisi data-data real time itu adalah masing-masing OPD. Kita juga sudah membuat antar koneksinya. Jadi kami hanya memfasilitasi infrastruktur dan aplikasi. Untuk memperkuat dan menyamakan persepsi saja,” ujar Benny, Kamis (16/1/2020).

Untuk menindaklanjuti rencana tersebut, saat ini Diskominfo Jatim sedang melakukan koordinasi dengan masing-masing OPD.

Ketika masing-masing OPD bisa menginput data,  Benny berharap hal ini bisa meminimalisasi penyebab kegagalan tahun lalu dalam menciptakan Big Data, yaitu pada sistem pengambilan data.

 

“Nantinya data ini tidak hanya bisa menyambung antar koneksi, namun juga harus memberikan manfaat. Saat ini kami tinggal menunggu kesiapan masing-masing OPD untuk menyiapkan data-datanya,” tuturnya

Trik Licik Dua Anggota Komplotan Pembobol ATM di Surabaya Berakhir Diadili, Kuras Uang Rp 135 Juta

Makan Konate Rekrutan Anyar Persebaya Tak Dijamin Jadi Pemain Inti, Aji Santoso Bakal Rotasi Pemain

Ketika semua sudah terkoneksi, nantinya tidak hanya Gubernur yang bisa mengakses Big Data ini, melainkan semua OPD juga bisa mengaksesnya.

Selain itu Diskominfo Jatim juga akan melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair) dalam proyek Big Data ini.

“Tapi yang mengerjakan tetap kami, para ahli dari perguruan tinggi ini hanya sebagai konsultan saja,” jelasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved