Breaking News:

Kilas Kriminal Jatim

KILAS KRIMINAL JATIM: Tawuran Pelajar di Surabaya hingga 10 Remaja di Jombang Digrebek Satpol PP

Kilas Kriminal Jatim - Belasan pemuda di Surabaya nyaris terlibat tawuran hingga 10 remaja di Jombang digrebek Satpol PP.

ISTIMEWA/Satpol PP Jombang
10 Remaja yang diciduk oleh Satpol PP Jombang saat berada di dalam kamar kos, Sabtu (18/1/2020). 

Ke 18 pemuda dibawah umur itu akhirnya digelandang ke Mapolsek guna diperiksa. Setelah menjalani pemeriksaan, dua orang dinyatakan terlibat dan lainnya dipulangkan saat itu juga.

"Untuk dua pemuda yang terlibat ini sementara waktu 1x24 jam akan tinggal di Mapolsek guna membuat efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya," tambah Kompol Bunari.

Nantinya, keluarga dua pemuda yang terlibat ini akan dipanggil ke Mapolsek guna membuat surat pernyataan agar menjaga putra-putrinya untuk tidak terlibat aksi geng-gengan

2. Belum Jelas Kasus Penganiayaan Oleh Mantan Pilot di Surabaya, Jaksa Surati Polisi

Pengadilan Negeri Surabaya
Pengadilan Negeri Surabaya (TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN)

Dugaan penganiayaan yang dilakukan mantan pilot atas nama Arden Gabriel Sudarto masih belum jelas arahnya.

Pasalnya, sejak berkas perkara telah dinyatakan P21 atau sempurna oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Surabaya, hingga saat ini, sang mantan pilot maskapai penerbangan ternama itu dan barang bukti perkaranya tak kunjung diserahkan penyidik ke JPU. 

"Kami juga sudah menanyakan proses pelimpahan tahap duanya melalui P21 A yang kami kirim ke Polisi," terang Kasubsi Penuntutan Kejari Surabaya, Dedy Arisandi, Minggu, (19/1/2020). 

Saat ditanya apakah P21 A yang dikirimkan ke penyidik ada batas waktunya?, Jaksa berkacamata ini mengaku batas waktunya adalah 30 hari sejak dikirimkan ke penyidik. Ia pun berharap perkaranya segera dilakukan tahap II agar tidak menjadi tunggakan perkara.

"Agar lebih detail mengapa belum ditahap dua kan, silahkan tanya ke penyidik,"ujarnya. 

Sementara terkait adanya perdamaian antara tersangka dan korban, masih kata Dedi Arisandi, hal tersebut tidak dapat menghentikan suatu perkara, karena bukan termasuk delik aduan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved