Personil KPK Masuk Kandidat Calon Wakil Wali Kota Pendamping Machfud Arifin
Bakal Calon Walikota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menjelaskan, sejumlah figur masuk dalam calon Wakil Wali Kota pendampingnya.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bakal Calon Walikota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menjelaskan, sejumlah figur masuk dalam calon Wakil Wali Kota pendampingnya.
Salah satunya berlatarbelakang personil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .
Hal ini disampaikan Machfud Arifin kala mengunjungi Harian Surya (grup Tribun Network), Jumat (31/1/2020) malam.
"Ada nama profesional yang diusulkan. Salah satunya, personil KPK," kata Machfud Arifin.
Namun, nama tersebut belum lah final dan akan dikomunikasikan dengan lintas partai.
"Ada dua kriteria Bakal Calon Wakil Wali Kota yang bisa mendampingi kami," katanya.
• Diguyur Hujan Selama 2 Jam, Jalan Ahmad Yani Wonokromo Banjir, Kendaraan Mengekor hingga 2,8 Km
• Mendagri Tito Bahas Rencana Penyelenggaraan Pilpres 2024 akan Dipisah antara Pilpres dan Pileg
• Begini Modus 2 Koruptor Kondensat TPPI yang Rugikan Negara Rp 36 Triliun
• Presiden Jokowi Bakal Hadiri Puncak Peringatan Hari Konsumen Nasional 2020 di Surabaya
• Dirundung Galau karena Putus Cinta, Pria Kota Batu Minum Pestisida, Ditemukan Sekarat di Tulungagung
Kriteria pertama, calon tersebut bisa menjadi pengungkit elektabilitas suara Machfud Arifin di Surabaya.
"Satu di antaranya, kita lihat dari elektabilitas calonnya. Harus bisa membantu tingkat keterpilihan kami," kata Machfud Arifin.
Kriteria kedua, calon tersebut juga bisa berkolaborasi memimpin Surabaya.
"Selesai di Pemilihan, harus bisa berkolaborasi di pemerintahan. Jangan nyrimpeti (menghalang-halangi)," seloroh mantan Kapolda Jatim ini.
Menurut Machfud Arifin, pihaknya tak mempermasalahkan latarbelakang calon yang akan ia pilih.
"Bisa politisi, birokrat, akademisi, pengusaha, bahkan dari wartawan sekali pun kalau mau," katanya.
Ketua Tim Pemenangan, Miratul Mukminin (Gus Amik) menambahkan, bahwa usulan nama Bakal Calon Wakil Wali Kota pendamping dari masing-masing parpol telah ia terima.
"Usulan masuk, namun parpol tak memaksakan. Mereka menyerahkan ke Pak Machfud Arifin untuk bisa memilihnya," katanya.
Terkait dengan waktu pengumuman Wakil Walikota, tak menutup kemungkinan juga akan diumumkan di waktu terakhir. "Berkaca dari Pak Jokowi (Presiden Widodo), nama Wakil Presiden kan diumumkan di saat-saat terakhir," katanya.