Banjir Bandang di Jember

Langkah Pemkab Jember Benahi Akses Jalur Warga yang Terputus, Pasang Bronjong di Jalur Utama

Langkah Pemkab Jember Benahi Akses Jalur Warga yang Terputus, Pasang Bronjong di Jalur Utama.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Sudarma Adi
SURYA/SRI WAHYUNIK
Dua eskavator dikerahkan membantu percepatan perbaikan akses jalan di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi Jember yang rusak karena diterjang banjir bandang 

Langkah Pemkab Jember Benahi Akses Jalur Warga yang Terputus, Pasang Bronjong di Jalur Utama

TRIBUNJEMBER.COM, SUKORAMBI - Pemasangan bronjong di akses utama menuju SDN Klungkung 02 di Kalijompo Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi Jember mulai dikerjakan, Senin (3/2/2020) siang.

Bronjong dipasang di jalan yang tergerus banjir bandang di Jember pada Sabtu (1/2/2020) lalu.

Sebelum bronjong dipasang, dua eskavator diterjunkan ke Sungai Kalijompo. Kedua alat berat itu dikerahkan untuk membuat dam penahan sementara sepanjang sekitar 100 meter.

Inilah Beberapa Penyebab Banjir Bandang di Jember

Warga Sukorambi Jember Terdampak Banjir Bandang Mengungsi di Mess Karyawan Kebun

Rumahnya Rusak Diterjang Banjir Bandang, Warga Jember Menangis di Pelukan Khofifah

Dam penahan sementara itu dibuat supaya air sungai tidak mengalir ke area yang bakal dipasangi bronjong.

Dari pantauan TribunJatim.com, dua eskavator terjun ke sungai. Belalainya mengeruk pasir dan batu-batu besar di tengah sungai.

Hasil kerukan dijadikan dam sementara di sisi area yang dipasangi bronjong.

Dua eskavator itu milik Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Setelah penahan sementara terbentuk, para pekerja dari PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Provinsi Jatim, TNI, serta relawan mulai memasang bronjong.

"Pemasangan bronjong supaya jalur ini bisa dilewati lagi. Karena jalur ini akses murid dan guru ke SDN Klungkung 02, juga warga di permukiman sekitarnya," ujar Novi Arifiani, Kabid Peralatan Alat Berat dan Laboratorium Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember, Senin (3/2/2020).

Jalan utama akses menuju pembaga pendidikan, pabrik, dan permukiman warga itu tergerus banjir bandang. Akibatnya jalur terputus.

Kini ada jalan darurat yang difungsikan sebagai jalan manusia untuk mengangkut material bronjong dan batu. Pengangkutan dilakukan secara manual oleh manusia karena kendaraan apapun tidak bisa melewati jalan setapak darurat itu.

Penulis : Sri Wahyunik

Editor : Sudarma Adi

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved