Jaksa Belum Tuntaskan Berkas Tuntutan Sidang Sugeng si Pemutilasi, Bikin Hakim Geleng-geleng Kepala

Jaksa Belum Tuntaskan Berkas Tuntutan Sidang Sugeng si Pemutilasi, Bikin Hakim Geleng-geleng Kepala.

Jaksa Belum Tuntaskan Berkas Tuntutan Sidang Sugeng si Pemutilasi, Bikin Hakim Geleng-geleng Kepala
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Sugeng Santoso, saat didampingi jaksanya 

Jaksa Belum Tuntaskan Berkas Tuntutan Sidang Sugeng si Pemutilasi, Bikin Hakim Geleng-geleng Kepala

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kepada terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Sugeng si Pemutilasi Santoso, kembali ditunda.

Lagi-lagi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum menyelesaikan surat tuntutan.

Ditundanya sidang pembacaan tuntutan kali ini, menjadi yang ketiga kalinya.

Dua sidang sebelumnya, JPU yang terdiri dari Wanto Hariyono dan Herry juga meminta agar sidang ditunda.

Teguran Keras Hakim ke JPU, Minta Tuntutan Sugeng si Pemutlasi di Malang Ditunda: Rabu Harus Selesai

Download Lagu MP3 Sugeng Dalu Denny Caknan versi DJ Remix Slow Bass, Lengkap Chord & Kunci Gitar

Sugeng si Pemutilasi Bakal Datangkan Ahli Pidana dari UB, Beri Cakrawala Hukum pada Unsur Pembunuhan

Majelis hakim yang diketuai Dina Pelita Asmara bahkan geleng-geleng kepala dengan pernyataan JPU yang meminta agar sidang tunda.

Sebab pada sidang sebelumnya, dia telah mengingatkan agar JPU segera menyelesaikan surat tuntutan.

Sementara itu penasihat hukum Sugeng, Iwan Kuswardi tetap memilih sabar menunggu. Namun, dia menyarankan agar JPU menyampaikan kepada atasannya bahwa tidak ada alat bukti yang menunjukkan kesalahan Sugeng di muka persidangan.

“Sehingga Kejaksaan dalam menyusun surat tuntutan, kesimpulan akhirnya tidak terkesan asal-asalam yakni menuntut Sugeng bersalah melakukan pembunuhan dan agar dihukum penjara,” tutur Iwan, Rabu (5/2/2020).

Iwan juga meminta JPU menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam kasus ini. Sehingga, lanjut dia, tidak ada salahnya apabila JPU menuntut agar Sugeng dibebaskan.

“Tidak ada salahnya jaksa menuntut untuk membebaskan Sugeng dengan alasan tidak ada satupun alat bukti yang dapat digunakan untuk menyatakan Sugeng bersalah karena pembunuhan,” tutupnya.

Penulis : Aminatus Sofya

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved