Soal Siswa SMPN 16 Malang Dibully, Wali Kota Sutiaji Bertemu Seluruh Kepala Sekolah SMP Hari Ini
Pertemuan Wali Kota Malang, Sutiaji dengan para kepala SMP negeri dan swasta se-Kota Malang berlangsung tertutup di Balaikota, Rabu (5/2/2020).
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Pertemuan Wali Kota Malang, Sutiaji dengan seluruh kepala sekolah SMP negeri dan swasta se-Kota Malang berlangsung tertutup di Balaikota, Rabu (5/2/2020).
Pertemuan ini merupakan agenda tambahan Wali Kota Malang, Sutiaji.
Sejumlah kepala sekolah diundang pada, Rabu (5/2/2020) pukul 10.00 WIB.
Namun acara baru dimulai mendekati pukul 11.00 WIB.
Setelah Wali Kota masuk ruang sidang, pintu ditutup.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang yaitu Zubaidah, Kadindik dan Totok Kasianto, Sekdin pun turut dalam pertemuan itu.
Sampai saat ini pertemuan masih berlangsung.
Sementara itu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam rilisnya, Selasa(4/2/2020) yang diterima TribunJatim.com, pihaknya menerima sejumlah pengaduan atas kasus dugaan perundungan yang dialami seorang siswa SMPN di kota Malang.
Dalam rilisnya, pelaku disebutkan ada tujuh anak.
Laporan masyarakat yang diterima KPAI pun segera ditindaklanjuti oleh Komisioner KPAI bidang pendidikan.
Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan mengatakan diduga kuat sekolah tidak memiliki sistem pengaduan.
Sehingga kasus-kasus perundungan tidak dilaporkan oleh korban.
• Pria Jombang Temukan Mayat Saat Mencari Rumput di Dam Karet Sungai Brantas Jombang
• Antisipasi Virus Corona, Penerbangan Rute Banyuwangi-China Ditunda Sementara
• Target Mario Gomez di Laga Uji Coba Arema FC Vs Semeru FC Lumajang
• Babak Akhir Pengusutan Kasus Memiles, Polda Jatim Prioritas untuk Selamatkan Aset PT Kam and Kam
• Bank Syariah Mandiri Beri Beasiswa kepada 25 Mahasiswa Unair yang Memiliki Jiwa Wirausaha
Rencananya KPAI akan melakukan pengawasan langsung atas kasus perundungan ini.
KPAI akan meminta Pemkot Malang memfasilitasi rapat koordinasi membahas penanganan kasus dan pencegahan kasus serupa terjadi di sekolah-sekolah lain.
KPAI segera bersurat kepada Wali Kota Malang untuk mengajukan rakor pada 13 Februari 2020.