Sempat Peringatkan Virus Corona Sebelum Wabah Menyebar, Dokter di China Dinyatakan Meninggal Dunia
Dokter Li Wenliang di China yang sempat memberi peringatan munculnya virus Corona di awal-awal wabah akhirnya meninggal dunia.
Dr Li kemudian menandangai surat itu dan menyatakan bakal mematuhi apa yang diminta oleh polisi.
Tidak hanya Dr Li, tujuh petugas medis lainnya juga diselidiki polisi karena menyebarkan informasi soal virus tersebut.
Pada akhir Januari 2020 atau setelah virus corona menyebar Dr Li mengunggah salinan surat polisi itu di media sosial Weibo dan menjelaskan apa yang terjadi.
Sementara polisi telah meminta maaf atas apa yang mereka lakukan.
• Kisah Tragis Sehidup Semati Kakek-Nenek Pasien Virus Corona, Salam Perpisahan di ICU Menyayat Hati
Dokter Li Terkena Virus Corona dari Pasien
Seminggu setelah didatangi polisi, Dr Li merawat seorang wanita yang menderita glaukoma.
Dia tidak tahu jika wanita itu ternyata terinveksi virus corona.
Lewat postingan di Weibo, Dr Li menceritakan ia mulai mengalami batuk pada dilanjut dengan demam pada hari berikutnya.
Dua hari kemudian ia akhirnya dirawat di rumah sakit.
Ketika dirawat, Dr Li menjalani beberapa kali uji yang awalnya ia negatif.
Namun, ia akhirnya mengabarkan ia positif terinfeksi virus corona pada 30 Januari 2020.
Pada 20 Januari 2020, otoritas Cina baru menyatakan tentang penyebaran virus corona sebagai wabah yang menular.
Dr Li terkena virus corona karena pada pekan pertama bulan Januari saat masa awal penyebaran virus, para pejabat di Wuhan mengatakan bahwa virus corona hanya dapat menginfeksi pada mereka yang melakukan kontak dengan hewan.
Saat itu, tidak ada panduan agar para dokter terhindar dari virus itu.
Atas postingan Dr Li yang menceritakan apa yang telah terjadi, warganet memberikan dukungan dan menyebut Dr Li sebagai pahlawan.