Pengendara Mobil yang Menewaskan Warga Ngantru Tulungagung telah Menyerahkan Diri

Tuwaji (61), warga Dusun Besinan , Desa/Kecamatan Ngantru meninggal dunia usai kecelakaan di Jalan Raya Ngantru, di sebelah utara SMPN 1 Ngantru,

Pengendara Mobil yang Menewaskan Warga Ngantru Tulungagung telah Menyerahkan Diri
ISTIMEWA
Sepeda motor kakek 61 tahun menabrak tiang rambu lalu lintas hingga tercabut dari pondasinya. Kakek 61 tahun di Tulungagung ini menjadi korban tabrak lari, Selasa (11/2/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tuwaji (61), warga Dusun Besinan , Desa/Kecamatan Ngantru meninggal dunia usai kecelakaan di Jalan Raya Ngantru, di sebelah utara SMPN 1 Ngantru, Selasa (11/2/2020), pukul 14.00 WIB.

Awalnya kematian Tuwaji diduga karena kasus tabrak lari, karena mobil yang menyenggolnya dari belakang tidak berhenti di lokasi kejadian.

Mobil itu awalnya diidentifikasi saksi di lapangan berjenis box, namun polisi akhirnya memasti mobil itu jenis truk.

Kanit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto mengatakan, sopir truk itu sudah menyerahkan diri.

“Dia menyerahkan diri, bukan kami tangkap. Alasannya karena takut diamuk massa,” terang Diyon, Selasa malam kepada Tribunjatim.com.

Truk yang menabrak Tuwaji jenis Mitsubishi dengan nomor polisi AG 8798 UZ, dan dikemudikan oleh Anang Setiawan (20).

Dari hasil pemeriksaan, waga Desa Wonorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek ini sudah mengantongi SIM A.

Kakek 61 Tahun Ditabrak Mobil Box di Tulungagung, Si Sopir Kabur Setelah Tahu Korbannya Celaka

Pria Pasuruan Jual Istri ke Temannya, Fakta Baru Terungkap, Suami Jajakan Bini Saat Hamil 4 Bulan

Kunjungi Lokasi Banjir, Bacabup Sidoarjo Bambang Haryo Disambati Warga

Sedangkan Tuwaji juga mengendara Yamaha Vega AG 5014 RBB mengantongi SIM C dan mengenakan helm standar, saat kecelakaan terjadi.

“Keduanya sama-sama melaju dari arah utara ke selatan. Saat di lokasi kejadian, korban bermaksud belok ke kanan,” ungkap Iptu Diyon Fitriyanto.

Masih menurut Iptu Diyon Fitriyanto, diduga saat Tuwaji hendak belok ke kanan, dia kurang memperhatikan kendaraan dari arah belakang.

Secara mendadak dia berpindah dari lajur kiri ke lajur tengah, hingga kendaraan di belakangnya tidak bisa menghindar.

Akibatnya truk menyenggol sepeda motor, hingga Tuwaji terjatuh dan meninggal di lokasi kejadian.

“Korban mengalami luka berat di bagian kepala. Kami masih memeriksa sopir trukd an memeriksa para saksi di lapangan,” sambung Diyon.

Saat ini penyidik Unit Laka Lantas masih mendalami semua keterangan saksi dan sopir truk.

Nantinya penyidik akan melakukan gelar perkara, untuk memastikan pihak yang bersalah dalam kejadian ini. (David Yohanes/Tribunjatim.com)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved