Pengiriman Masker dari Tulungagung ke Hongkong Naik 2 Kali Lipat, Molor 7 Hari Baru Sampai Tujuan

Kelangkaan masker di Hongkong dan Taiwan berdampak langsung pada volume pengiriman barang dari Tulungagung ke Hongkong.

Pengiriman Masker dari Tulungagung ke Hongkong Naik 2 Kali Lipat, Molor 7 Hari Baru Sampai Tujuan
SURYA/DAVID YOHANES
Dua kardus besar berisi 4000 masker dari Bupati Tulungagung untuk pekerja migran di Hongkong, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Kelangkaan masker di Hongkong dan Taiwan membuat para pekerja migran asal Tulungagung minta kiriman dari tanah air.

Hal ini berdampak langsung pada volume pengiriman barang dari Tulungagung ke Hongkong dan Taiwan.

Menurut Kepala Kantor Pos Tulungagung, Yanuar Pribadi Utomo, sebelumnya tidak pernah ada kiriman barang berupa masker dari Tulungagung ke negara tempat para pekerja migran itu.

Nekad Menikah saat Merebak Virus Corona, Ribuan Pasangan di Korea Ikuti Nikah Massal Bermasker

Namun pada Januari 2020 terdapat pengiriman barang berupa masker, sekitar 100 kiriman.

Sedangkan pada Februari 2020 kiriman masker meningkat menjadi 200 kiriman.

"Khusus untuk barang berupa masker, ada kenaikan kiriman hingga dua kali lipat," terang Yanuar, Selasa (11/2/2020).

Namun tidak ada kiriman ke Hubei, di mana kota Wuhan berada karena kebijakan pemerintah pusat.

Seluruh kiriman barang ke Hubei diberhentikan sementara.

Bantuan masker hanya boleh untuk wilayah lain selain Hubei, serta untuk negara-negara lain di sekitarnya.

Penyakit Misterius Muncul di Tengah Wabah Virus Corona, 15 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

"Kami yang ada di daerah asal TKI aktif menginformasikan, bahwa kami siap membantu pengiriman barang," sambung Yanuar.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved