Info CPNS
Momen Tak Terduga Peserta Tes SKD CPNS 2019 Tulungagung, Ngompol hingga Noda Darah Tembus di Kursi
Peserta CPNS 2019 Tulungagung ada yang ngompol hingga tak sadar sedang datang bulan ketika mengerjakan soal tes SKD.
Penulis: David Yohanes | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019 Kabupaten Tulungagung terus melakukan inovasi, untuk membuat para paserta nyaman.
Sebab dalam pelaksanaan tes ini, banyak peserta yang mengalami berbagai kondisi yang tidak diatur oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Salah satunya menyediaan pembalut bagi peserta wanita yang sedang menstruasi.
• Jangan Senang Dulu Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Simak Aturan Peserta Tes SKB
Langkah ini diambil, karena sebelumnya ada peserta di hari pertama yang bertahan mengerjakan soal di Computer Assisted Test (CAT), meski tengah datang bulan.
Akibatnya pada cover kursi yang dipakai kotor karena darah mereka.
“Ada dua peserta yang hari pertama tetap bertahan meski sedang datang bulan. Kami tahunya setelah tes, ada noda darah di cover kursi,” ujar anggota Tim sekertariat Panselda, Catur Hermono, Rabu (12/2/2020).
Selain menyediakan pembalut gratis untuk peserta, panitia seleksi juga meminta para peserta perempuan untuk mempersiapkan diri.
Salah satunya dengan mengganti pembalut bagi yang menstruasi sebelum masuk ruang CAT, agar bisa konsentrasi selama mengerjakan soal.
Atau bersiap memakai pembalut jika sudah menjelang saatnya, agar tidak kecolongan saat sedang mengerjakan tugas.
• Jika Nilai SKD CPNS 2019 Sama dan Lolos Passing Grade, Siapa yang Lebih Berhak Ikut Tes SKB?
“Tapi ternyata meski sudah kami sediakan pembalut dan kami umumkan, di hari ke-2 masih ada dua orang yang ketahuan menstruasi di dalam ruang CAT,” sambung Catur.
Selain menstruasi, panitia juga menemukan peserta yang ngompol selama mengerjakan soal tes SKD.
Panitia baru tahu saat pergantian sesi, ada kursi yang basah dan berbau tidak sedap.
• Belasan Peserta Tes CPNS 2019 Tulungagung Langsung Gagal, Tak Datang ke Lokasi Ujian Penyebabnya
Agar tetap menjaga situasi tetap nyaman, panitia mengganti dengan kursi yang baru.
Masih menurut Catur, panitia tidak tahu peserta yang mana yang ngompol di ruangan.
Sebab saat masuk di ruang CAT, peserta bebas memilih laptop yang dipakai mengerjakan soal.
