Nasib Apes Peserta SKD CPNS 2019, Gugur Ujian Gara-gara Telat Nunggu Teman, yang Ditunggu Bisa Masuk

Peserta SKD CPNS 2019 gugur ujian gara-gara telat nunggu teman, yang ditunggu malah bisa masuk.

Nasib Apes Peserta SKD CPNS 2019, Gugur Ujian Gara-gara Telat Nunggu Teman, yang Ditunggu Bisa Masuk
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
TES CPNS - Suasana tes CPNS Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja Tambaksari, Minggu (9/2). Tes CPNS Kota Surabaya akan digelar selama 4 hari mulai pada 9 - 13 Februari 2020. Total peserta tes yang akan berebut kursi CPNS Pemkot Surabaya itu sebanyak 5.595 peserta. 

Peserta SKD CPNS 2019 gugur ujian gara-gara telat nunggu teman, yang ditunggu malah bisa masuk.

TRIBUNJATIM.COM - Nasib apes dialami peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Peserta SKD CPNS 2019 bernama Lois Pernando Nandito harus menerima kenyataan pahit gugur dalam ujian lantaran telat menunggu temannya.

Gara-gara menunggu temannya, Lois terpaksa menunda harapannya untuk Lulus tes CPNS karena telat dalam mengikuti ujian sesi pertama pada pukul 08.00 WIB.

Nekat Langgar Dekrit Kim Jong-Un, Pejabat di Korut Ditembak Mati Pasca Kabur dari Karantina Corona

Dari pantauan di lapangan Sabtu (8/2/2020), terdapat tiga peserta tes CPNS yang telat mengikuti tes karena terlambat 15 menit.

Sehingga ketiganya tidak bisa mengikuti tes karena sistem mengunci, sedangkan dua peserta tes lainnya tampak murung dan tidak ingin berbincang.

Ketiga peserta Tes SKD CPNS 2020 untuk Muba yang telat pada sesi pertama yang dilaksankan di Gor Ranggonang Sekayu.
Ketiga peserta Tes SKD CPNS 2020 untuk Muba yang telat pada sesi pertama yang dilaksankan di Gor Ranggonang Sekayu. (sripoku.com/fajeriramadhoni)

“Telat pak 15 menit, tadi telat karena menunggu teman. Teman saya akhirnya bisa masuk, sementara saya ketika mau masuk juga tetapi sudah terkunci,” ujar Lois Fernando, Sabtu (8/2/20) sekitar pukul 09.00 WIB.

Lanjutnya, telatnya dirinya dalam mengikuti CPNS sedikit kecewa karena menjadi ASN merupakan keinginan orangtua.

“Sedih pak, kapan lagi mau jadi PNS. Kalau saja tahun depan ada lagi, kalau sekarang terpaksa urung pakai lambang korpri,” ujar Lois seraya pergi menuju tempat kerjanya di salah satu bank swasta di Sekayu.

Sementara, Kepala Kantor Regional VII Palembang Agus Sutiadi mengatakan pihaknya mengimbau peserta untuk datang 90 menit lebih awal untuk mengikuti tes.

Fakta Unik SKD CPNS Pemkot Surabaya: Peserta Salah Kostum, Celana Kedodoran Gegara Sabuk Disita

Halaman
1234
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved