Serunya Naik Bus Surabaya Heritage Track, Cicipi Jajanan dari Seberang Cita Rasa Oriental, Gratis!
Melalui program tour tematik Jajanan dari Seberang Citarasa Oriental, House of Sampoerna mengajak penumpang bis mengunjungi destinasi wisata kuliner.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kelezatan ragam kuliner oriental memang sudah menjelajah dunia, tak terkecuali Kota Surabaya.
Di Surabaya, citarasa oriental sebagai kemajemukan yang terjalin sejak geliat perniagaan masa silam.
Hubungan pedagang asing (Eropa, Gujarat, Arab dan Tionghoa) maupun penduduk lokal membaur, lebih lanjut memunculkan budaya baru dalam hal kuliner.
Banyak kudapan di Surabaya hasil dari akulturasi dapur Tionghoa namun masyarakat kurang familiar dengan asal usulnya.
• Test Drive New Peugeot 3008 Allure Plus: Konsumsi BBM Tembus 11 Km per Liter
• Arema FC vs Persebaya Surabaya, 7 Motor Dibakar di Luar Stadion, Polisi Usut Kerusuhan Pertandingan
• Aksi Nekat 3 ABG Tulungagung, Dorong Motor Curiannya Beramai-ramai, Suzuki Satria Disita Polisi
• Nasib Sales CV Mitra Gemilang Makmur yang Gelapkan Uang Perusahaan Rp 1,9 M Diungkap Majelis Hakim
• Polres Pasuruan Telusuri Tempat Produsen Narkoba Belanja Bahan Baku Sabu-sabu
• Agus Sulyanto Angkat Telepon Saat Menyetir, Mobil Pikap Tercebur ke Sungai di Desa Ploso Sidoarjo
Melalui program tour tematik bertemakan Jajanan dari Seberang Citarasa Oriental, House of Sampoerna mengajak tracker (penumpang bis) mengunjungi destinasi wisata kuliner.
"Kami mengajak tracker untuk mengenali identitas Kota Surabaya sebagai melting post keragaman kuliner khas yang sesungguhnya. Bertalian erat dengan budaya Tionghoa," kata Manager House of Sampoerna Rani Anggraini, Selasa (18/2/2020).
Beberapa di antara kuliner peranakan seperti cakwe, bakwan, ote-ote dan juga lontong mi.
Ragam kuliner ini bisa kalian dapatkan di Pasar Atom, pasar tua di Surabaya sejak tahun 1972.
Pasar Atom dikenal sebagai sentra penjualan produk plastik atau yang dulunya dikenal dengan sebutan atom.
Berkembangnya waktu, kini Pasar Atom juga dikenal sebagai sentra kuliner akulturasi Jawa dan Tionghoa.
Dimulai dari House of Sampoerna, selama perjalanan tracker (penumpang bis) akan diajak mengenal berbagai bangunan bersejarah.
Kali ini, kalian juga akan diajak melihat serba serbi pembuatan kecap manis asin Cap Jeruk Pecel Tulen yang sudah berdiri sejak tahun 1937.
• Ambil 30 Ribu Pil Doble L di Kosan, Pria Kediri Dituntut Lima Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta
• Besok, PDIP Akan Umumkan Rekomendasi Calon Kepala Daerah di Pilkada Serentak 2020
• BREAKING NEWS: Truk Muatan Nangka Terperosok di Tebing Tol Pasuruan-Probolinggo, Sopir Malah Tidur
Tertarik untuk jalan-jalan, kalian bisa mengikuti tour Jajanan dari Seberang : Cita Rasa Oriental yang dimulai dari 18 Februari hingga 19 Maret 2020.
Tour ini tidak dipungut biaya alias gratis, sebagai rangkaian dari program Klinong-Klinong Ning Suroboyo dengan mengajak tracker (penumpang bis) untuk secara langsung berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Elma Gloria Stevani