Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pemkot Malang Prioritaskan UMKM dan Start Up di 2020 Ini, Singgung Sinergi dengan Ritel Modern

Pemerintah Kota Malang prioritaskan program UMKM dan start up dalam pembangunan di wilayah Kecamatan Klojen di tahun 2020 ini.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Hefty Suud
SURYA/RIFKI EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menghadiri acara Musrenbang di Kecamatan Klojen pada Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Program UMKM dan start up akan menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Malang dalam pembangunan di wilayah Kecamatan Klojen di tahun 2020 ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji saat menghadiri acara Musrenbang di Kecamatan Klojen pada Rabu (19/2/2020).

Wali Kota Sutiaji menjelaskan, untuk di Kecamatan Klojen ini pembangunan tidak banyak difokuskan untuk pembenahan fisik saja.

Namun lebih kepada bagaimana dalam membangun penguatan yang berbasis ekonomi kreatif.

Perubahan Muzdalifah Permak Tubuh, Bukti Berhasil Tampil Beda saat Bareng Suami, Intip Foto Terbaru!

Maia Kuak Kondisi Terakhir BCL Sebelum Ashraf Meninggal, Video di Balik Panggung Indonesian Idol

"Saya rasa pelatihan untuk start up ini harus banyak dikuatkan. Kemudian pelatihan newcomer bagi UMKM di tingkat kelurahan juga masih kurang. Itu harus dikuatkan, bersinergi dengan Kominfo ke depan," ucapnya.

Penguatan itu lebih ditekankan oleh Pemkot Malang dalam segi pendampingan dan pendelegasian UMKM.

Sutiaji merasa, bahwa kurang adanya sinergi yang dilakukan UMKM dengan ritel-ritel modern.

Tanggal Lahir & Meninggal Ashraf Sinclair Sama, Ratna Galih Sebut Suami BCL Itu Sosok yang Menghibur

KPK Segel Flashdisk Saat Geledah Rumah Kontraktor Ari Kusumawati di Tulungagung

Padahal, jumlah ritel modern besar di Kecamatan Klojen ada enam.

Sementara toko modern kecil-kecil di Kecamatan Klojen ada sekitar 200-an.

"Itu yang belum dinikmati UMKM. Belum lagi ke hotel-hotel, restoran modern. Ya ini mestinya ada penguatan UMKM, saya belum tanya di Klojen ada berapa UMKM di sini," tambahnya.

Selain melakukan pendampingan, Sutiaji juga meminta adanya verifikasi dan kurasi data bagi para UMKM, mulai dari usaha mikro menjadi menengah.

Pasca Laporan Kasus, Kuasa Hukum Korban Penipuan Masker Minta Respon Cepat Cyber Crime Polda Jatim

Untuk itu, Sutiaji meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang agar mulai merancang bangun para UKM ini.

"Ini PR kita, dari Bapedda, untuk rancang bangun supaya arahnya masuk dari sana. Karena juga belum banyak yang masuk dalam penganggaran," ucapnya.

Tak hanya itu, layanan dasar juga menjadi komitmen wajib dalam pembangunan di wilayah Kecamatan Klojen.

Seperti perbaikan jalan, drainase, yang berkaitan dengan layanan publik seperti kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved