Sakit Hati Tahu Pacar Sering Digoda, Pria Asal Malang Ajak Teman-temannya Rampok Motor & HP Korban

Polresta Malang Kota menangkap lima orang tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Mapolres Malang Kota, Rabu (19/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polresta Malang Kota menangkap lima orang tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, ada lima tersangka yang terlibat dalam kasus curas tersebut.

"Yaitu SZ seorang pria berusia 29 tahun, MLA seorang wanita berusia 21 tahun, MS (18), D (27), dan tersangka penadahan yaitu DS (36). Namun untuk tersangka D ternyata sudah kabur sebelum ditangkap, namun telah kita tetapkan menjadi DPO dan masih dalam pengejaran," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (19/2/2020).

Kombes Pol Leonardus Simarmata menjelaskan, kejadian curas terjadi di sebuah tanah kosong di Jalan Bandulan Barat RT 8 RW 1, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (8/2/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

Tukang Cukur Rambut di Situbondo Tewas Gantung Diri, Leher Terikat Tali, Anak Histeris Teriak Tolong

Aksi Bejat Pria Pamekasan ke 2 Gadis 16 Tahun, Congkel Pintu Kamar, Todongkan Parang ke Leher Korban

Tak Sesuai Konvensi, Nasdem Jatuhkan Rekomendasi ke Machfud Arifin untuk Pilkada Surabaya 2020

Masih di Tulungagung, Giliran Rumah Kontraktor Ari Kusumawati Digeledah KPK

Dalam 30 Hari, E-Tilang di Kota Surabaya Deteksi 6.000 Pelanggar, Paling Banyak Pekerja Swasta

Kesadisan Pria Sampang Cabuli 2 Gadis 16 Tahun, Ancam Pakai Golok Agar Tak Berteriak,Begini Nasibnya

"Saat itu korban berinisial YAM (19), warga Dukuh Sentong Desa Karangduren Kecamatan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang mengajak ketemuan dengan tersangka MLA. Korban dan tersangka ini awalnya kenalan di media sosial Facebook lalu intens berteman melalui Whatsapp," jelasnya.

Hal itu disetujui oleh tersangka, namun ternyata yang membalas percakapan korban bukanlah MLA melainkan tersangka SZ.

Dan tersangka SZ merupakan pacar dari tersangka MLA.

Aksi bejat mereka kemudian berlanjut.

Tersangka MLA berhasil membawa korban menuju ke tempat kejadian.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved