Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

CT Bersama Transcorp Kontribusi Bangun Museum dan Galeri Seni SBY-Ani di Pacitan

Perencanaan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan ternyata merupakan buah kerjasama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama sejumlah stakeholder.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
bobby Koloway/surya
Seorang peserta pertemuan Groundbreaking Museum dan Galeri Seni SBY-ANI mengamati desain museum. 

 TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Perencanaan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan ternyata merupakan buah kerjasama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama sejumlah stakeholder.

Menteri Koordinator Perekonomian di era pemerintahan Presiden SBY, Chairul Tanjung, pun ikut menyempurnakan ide gagasan mahakarya ini.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Museum dan Galeri Seni SBY-Ani, Ossy Dermawan saat mempresentasikan bangunan museum pada Groundbreaking Museum dan Galeri Seni SBY-ANI.

SBY bersama jajaran mantan kementerian di era Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) turut hadir pada pertemuan ini.

Ossy menjelaskan bahwa pada dasarnya, implementasi bentuk dan desain Museum serta galeri ini merupakan gagasan SBY.

"Desain interior dan esterior merupakan buah pikir dari arahan Bapak SBY kepada arsitek dan perencana," kata Ossy pada penjelasannya di acara Groundbreaking Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan, Sabtu (22/2/2020).

Tak sendiri, ide tersebut lantas disempurnakan oleh Chairul Tanjung (CT).

Sambil Menangis! Susilo Bambang Yudhoyono Ungkap Alasan Bangun Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan

Cerita di Balik Mi Instan Terakhir Permintaan Ashraf ke BCL, Obrolan Malam yang Diwarnai Penolakan

Valentino Rossi Ungkap Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa Bisa Kembali ke Grid setelah Gantung Helm

"Dalam finalisasi desain interior, eksterior, dan konstruksi, Pak Choirul Tanjung juga berkontribusi sangat besar terhadap pikiran. Bersama tim arsitek dari CT Corp sebagai pihak pengembang. Serta para arsitek muda lulusan Universitas Trisakti," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Museum dibangun di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Ploso, Pacitan ini akan dibangun di atas lahan 1,5 hektar dengan luas bangunan mencapai 7500 meter persegi.

"Lokasi ini menjadi sangat strategis karena berada tepat di jalan besar Pacitan. Baik yang menghubungkan dari Solo maupun Yogyakarta, serta Trenggalek," katanya kepada Tribunjatim.com.

Selain itu, bangunan ini juga dekat dengan pusat kota Pacitan.

"Termasuk, dengan garis pantai yang menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Pacitan juga cukup dekat," katanya kepada Tribunjatim.com.

Dari sisi eksterior, bangunan gedung ini sudah terlihat.

"Dari ballroom yang membangun huruf Y. Masing-masing gedung dari dua bangun lantai. Di dalam kompleks, juga akan dibangun pula sebuah taman," katanya.

Kemudian, untuk desain interior gedung akan menampilkan kemegahan gedung dan kokohnya enam pilar.
"Jumlah pilar ini merupakan representasi Presiden RI ke-6," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved