Breaking News:

UPDATE Kebakaran Pasar Baru Tuban, Pemkab Sediakan 650 Tempat Jual Sementara untuk Pedagang

Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban akan menyiapkan tempat bagi pedagang korban kebakaran Pasar Baru Tuban.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/M Sudarsono
Para pedagang korban kebakaran pasar baru Tuban mulai mempersiapkan lapak di halaman parkir pasar, Kamis (5/3/2020). 

UPDATE Kebakaran Pasar Baru Tuban, Pemkab Sediakan 650 Tempat Jual Sementara untuk Pedagang

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban akan menyiapkan tempat bagi pedagang korban kebakaran Pasar Baru Tuban.

Setidaknya, ratusan tempat penjualan sementara (TPS) akan segera dibuat bertempat di halaman parkir depan, samping kanan maupun kiri pasar.

"Besok mulai diukur, kita sediakan 650 TPS untuk pedagang," kata Kepala Diskoperindag Kabupaten Tuban, Agus Wijaya saat mendampingi tim Labfor Polda Jatim identifikasi penyebab terjadinya kebakaran pasar, Kamis (5/3/2020)

Hoax Surat Berkop PMI Sebut Warga Tuban Suspect Virus Corona, Dinkes Pinta Dewasa Bersosial Media

Pembebasan Lahan Kilang GRR di Tuban Tahap Satu Tanpa Gugatan, Tahap Dua Mulai Dikerjakan

UPDATE Pasar Baru Tuban Terbakar Diduga Korsleting Listrik, Seribu Lebih Kios Ludes Dilalap Api

Menurutnya, keputusan untuk membuat TPS dilakukan setelah adanya pertemuan berikut pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Tuban, melalui Diskoperindag dengan 20 perwakilan pedagang Pasar Baru Tuban.

Untuk luas TPS rencananya ukuran 2x2,5 meter persegi untuk masing-masing tempat, lalu dibuat tertutup dengan atap asbes.

Sedangkan untuk fasilitas tempat parkir lokasinya bakal dipindah sementara ke area parkir wisata religi Sunan Bonang, yang titiknya berada tepat di timur kompleks kantor Perhutani Tuban.

"Parkir kita pindah, karena tempatnya digunakan untuk TPS. Akan kita ukur besok, semua harus teratur, tidak boleh ukur sendiri," terangnya.

Ditambahkannya, pasar tersebut terdapat 1900 an bangunan, berdasarkan data jumlah pedagang yang dimiliki Dinas Kooperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban.

"Yang rusak 1456 bangunan, baik kios maupun los, jika dipersentasekan kerusakan 75 persen," beber mantan Kabag Humas Pemkab Tuban itu. 

Diketahui, kejadian Pasar Baru Tuban terbakar pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 20.30 WIB. Api baru bisa dipadamkan Rabu (4/3/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, dengan mengerahkan 27 mobil Damkar.

Menurut Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, penyebab kebakaran pasar diduga akibat korsleting listrik.

"Dugaan sementara karena korsleting listrik, saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh tim labfor Polda Jatim, ditunggu dulu hasilnya," pungkas perwira menengah tersebut.

Penulis : M Sudarsono

Editor : Sudarma Adi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved