Buka Warung Kopi 'Sembada' di Balai Kota, Pemdes Beji Dekatkan Anak Muda dengan Kantor Pemerintah

Cara kreatif Desa Beji dekatkan anak muda dengan Kantor Pemerintah Desa, buka warung kopi Sembada di Balai Desa.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Kepala Desa Beji Deni Cahyono bersama anak-anak Karang Taruna Tunas Bangsa Desa Beji memperkenalkan Warung Kopi Sembada yang berada di Kantor Desa Beji. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Pemerintah Desa Beji memiliki cara yang kreatif untuk menarik minat anak muda supaya dekat dengan kantor Pemerintahan Desa.

Caranya, menghadirkan warung kopi di balai desa. Pemerintah Desa Beji menghadirkan warung kopi bernama Sembada atau Sentra Ekonomi Masyarakat dan Balai Pemuda.

Kepala Desa Beji Deni Cahyono saat ditemui di balai desa menerangkan, keberadaan Sembada atas inisiasi dirinya dan dibantu oleh kelompok anak-anak muda desa yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Bangsa Desa Beji.

Makna Tulisan Tangan Siswa SMP Bunuh Anak 6 Tahun, Arti Kata Ayah Disoroti, Terselubung & Mendalam

Dulu Viral TKW Blitar Dinikahi Bule, Kini 8 Tahun Pernikahan, Penampilan Berubah: Sekali-kali Boleh

Dengan keterlibatan Karang Taruna ini, Deni juga ingin agar kegiatan anak-anak muda memiliki keberlanjutan, tidak sekadar menunggu momentum saja.

“Dilihat dari prosesnya, saya menginginkan Karang Taruna ada kegiatan berkesinambungan. Maksudnya, dalam Karang Taruna sendiri ada kegiatan bekelanjutan, biasanya kan kegiatannya tertentu,” kata Deni.

Warungkopi tersebut dikelola sepenuhnya oleh anak-anak muda Karang Taruna. Menurut Deni, keberadaan warung kopi itu juga untuk upaya mengurangi kenakalan remaja.

Ibu Menjerit Temukan Putrinya Dibunuh Saudara yang Menyelinap ke Kamar, Korban sempat Diperkosa

Pelatih Persipura Nonton IBL 2020 Bareng Keluarga, Ikut Senang Louvre Menangi Derbi Surabaya

“Nah, khususnya dari program seperti ini kami memperdayakan. Pertama agar tidak ada kegiatan musiman dan mengurangi kenakalan. Dengan adanya warung ini, anak-anak muda mau sowan ke balai desa,” ujarnya.

Dengan begitu, anak-anak muda tidak sekadar urus surat saja saat ke balai desa.

Deni melihat, anak-anak muda hanya datang ke kantor desa untuk mengurus administrasi semata, namun belum memanfaatkan keberadaan kantor desa untuk berinteraksi sosial.

Residivis Pengedar 3,4 Juta Pil Koplo di Surabaya Segera Diadili, Tinggal Tunggu Penetapan

Sembada buka mulai pukul 8.00 hingga 16.00 WIB. Kemudian tutup sebentar dan buka lagi selepas maghrib hingga pukul 23.00 WIB. Di Sembada, ternyata tidak sekadar menjual kopi, tapi juga menjual produk UMKM lainnya seperti kripik tempe, pia dan stick.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved