Terhitung Tujuh Bulan Setelah Dilantik, DPRD Nganjuk Baru Sahkan Tatib dan Kode Etik

Setelah tujuh bulan dilantik, akhirnya DPRD Kabupaten Nganjuk periode 2019 - 2024 menetapkan dan mengesahkan tata tertib dan kode etik tata beracara

achmad amru/ surya
Rapat Paripurna pengesahan tatib dan kode etik DPRD Nganjuk dipimpin Wakil Ketua DPRD, Jianto (tengah), Rabu (11/3/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Setelah tujuh bulan dilantik, akhirnya DPRD Kabupaten Nganjuk periode 2019 - 2024 menetapkan dan mengesahkan tata tertib dan kode etik tata beracara anggota DPRD.

Ini setelah tatib dan kode etik DPRD tersebut dievaluasi dan disetujui oleh Gubernur Jawa Timur.

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono mengatakan, dengan telah disahkannya tatib dan kode etik DPRD Nganjuk periode 2019-2024 tersebut maka secara otomatis akan langsung diberlakukan. Dan tatib dan kode etik yang lama sudah tidak berlaku lagi.

"Mulai hari ini DPRD Nganjuk sudah langsung menggunakan tatib dan kode etik yang baru untuk semua kegiatan legislasi setelah disahkan dalam rapat paripurna," kata Tatit Heru Tjahjono kepada Tribunjatim.com, Rabu (11/3/2020).

Dijelaskan Tatit Heru Tjahjono, dalam penyusunan tatib dan kode etik DPRD Kabupaten Nganjuk yang dilakukan dua Pansus DPRD cukup berat. Dimana tatib dan kode etik tersebut harus disesuaikan dan disinkronisasi dengan aturan diatasnya.

Intip Potret Pemain Sinetron Kepompong setelah 11 Tahun Berlalu, Ini Kesibukkan Mereka Sekarang

Maia Bangga Dul Jaelani Jadi Satu-satunya Putranya yang Bermusik, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani?

Sempat Bantah, Ririn Ekawati Akui Konsumsi Happy Five Pemberian Asisten Tapi Dimuntahkan dalam Mobil

Bahkan, dua Pansus DPRD harus melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, DPRRI dan sebagainya agar dalam penyusunan Tatib dan Kode Etik DPRD tidak berbenturan dengan UU dan aturan diatasnya.

Terlebih lagi, dalam tatib dan kode etik DPRD Nganjuk periode 2019 - 2020 tersebut semaksimal mungkin memperbanyak muatan lokal disesuaikan dengan kondisi dan situasi perkembangan masyarakat di Kabupaten Nganjuk sekarang ini.

Setidaknya, ada sekitar 20 persen perbedaan antara Tatib dan kode etik DPRD Nganjuk yang baru dengan tatib dan kode etik DPRD periode sebelumnya.

"Ya akhirnya setelah melalui proses cukup panjang, bahkan sampai waktu penyusunan melebihi waktu tiga bulan dan dilakukan penambahan waktu hingga akhirnya tatib dan kode etik DPRD yang baru bisa diselesaikan dan disahkan hari ini. Kami berharap kinerja DPRD Nganjuk akan lebih baik lagi dalam mengemban amanat rakyat Nganjuk," tutur Tatit Heru Tjahjono kepada Tribunjatim.com.

Seperti diketahui, sejumlah pihak sebelumnya menyayangkan lambanya penyusunan tatib dan kode etik beracara DPRD Kabupaten Nganjuk.

Bahkan, hingga enam bulan setelah pelantikan DPRD Nganjuk periode 2019-2020 penyusunan tatib dan kode etik belum selesai. Dan DPRD sekarang ini harus menggunakan tatib dan kode etik DPRD periode sebelumnya yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi dan situasi masyarakat Kabupaten Nganjuk dan era digitalisasi sekarang ini.

"Makanya, kami mempertanyakan mengapa penyusunan Tatib dan Kode Etik membutuhkan waktu lama, padahal tatib dan kode etik itu sangat vital sebagai dasar kinerja DPRD. Atau mungkin DPRD lebih menyukai tatib dan kode etik DPRD lama yang kami nilai sudah tidak sesuai dengan kondisi dan situasi di Kabupaten Nganjuk sekarang ini," tutur Puguh Santoso, aktifis LSM Prospektif Nganjuk. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved