2 Pasien Demam Berdarah di Jember Meninggal, Terlambat Dibawa ke Fasilitas Kesehatan Jadi Pemicunya

Dinas Kesehatan Jember menyebut ada 300-an kasus demam berdarah di Kabupaten Jember. Dua di antaranya meninggal dunia.

TacioPhilip
Ilustrasi nyamuk 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Dinas Kesehatan Jember menyebut ada 300-an kasus demam berdarah di Kabupaten Jember.

Angka ini ditemukan sejak Januari 2020 hingga Maret ini.

"DBD ada 300an kasus yang ditemukan. Kasus kematian ada dua," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember Dyah Kusworini, Rabu (18/3/2020).

Mitos dan Fakta Soal Demam Berdarah Dengue, Nyamuk Aedes Aegypti Gigit Hanya Dalam Sehari

Dyah menyebut, ada dua pasien DBD meninggal dunia dalam rentang waktu tiga bulan ini.

Tetapi Dyah tidak menyebutkan dari kecamatan mana pasien tersebut berasal.

Dua orang pasien DBD yang meninggal dunia itu karena terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan.
Mereka dibawa ke Faskes sudah dalam kondisi Dengue Shock Syndrome (DSS), atau dalam bahasa awamnya sudah drop.

Perubahan Drastis Bule Cantik Setelah Nikahi Pria Muntilan di 2018, Foto Barunya Manglingi: Thanks

Pinkan Mambo Dulu Terkenal Jadi Penyanyi, Kini Tukang Cuci Baju & Urus 7 Anak: Daripada Aku Nganggur

"Mereka yang meninggal karena terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan. Datang sudah dalam kondisi DSS," imbuh Dyah.

Sementara itu, 300-an kasus DBD itu dilaporkan tersebar di hampir semua kecamatan di Kabupaten Jember.

Kondisi DBD di Kabupaten Jember, kata Dyah, sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Pasien Demam Berdarah di RSUD dr Soedomo Trenggalek Mayoritas Anak-anak, Satu Orang Meninggal

Kondisi di Jember belum termasuk dalam status KLB.

Sebab jika dibandingkan dalam interval waktu lima tahun terakhir, jumlah saat ini masih separo lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Meski begitu, tetap saya imbau kepada masyarakat untuk waspada. Kami lakukan pemantauan terus, dan secara menyeluruh baik untuk DB, TBC, juga kurang gizi," tegas Dyah

9 Ciri-ciri Gejala dan Bahaya Tapal Kuda Demam Berdarah Anak, Waspadai saat Musim Hujan Tiba

"Jadi kader atau petugas sekali turun, memantau beberapa kasus. Kami imbau jika ada warga yang memiliki keluhan sakit, segera memeriksakan diri ke dokter, atau fasilitas kesehatan," tegasnya lagi.

Dia meminta warga tidak terlambat mengenali tanda-tanda DBD, serta tidak terlambat memeriksakan diri.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved