Wabah Virus Corona Mendunia

Video Kerusakan Paru-paru Akibat Virus Corona, Betapa Cepat Infeksi Menyebar, Dokter AS Tercengang

Video kerusakan paru-paru akibat virus Corona, betapa cepat infeksi menyebar, dokter AS tercengang.

Editor: Alga W
YouTube/Aalap Herur-Raman
Video kerusakan paru-paru akibat virus Corona, betapa cepat infeksi menyebar, dokter AS tercengang 

Video kerusakan paru-paru akibat virus Corona, betapa cepat infeksi menyebar, dokter AS tercengang.

TRIBUNJATIM.COM - George Washington University Hospital baru-baru ini merilis sebuah video 3D berupa pemindaian paru-paru menggunakan teknologi 360VR.

Video tersebut menunjukkan kondisi paru-paru seorang pria yang terinfeksi virus Corona.

Paru-paru tampak mengalami kerusakan yang luas di beberapa bagian.

3 Syarat Daftar Kartu Pra Kerja Bagi Korban PHK Virus Corona, Bisa Digaji Rp1 Juta per Bulan

Dilansir CNN, organ yang tampil dalam video adalah paru-paru milik pria berusia 59 tahun.

Dia positif terinfeksi virus Corona tanpa gejala.

Video paru-paru manusia yang rusak karena virus Corona (George Washington University Hospital)
Video paru-paru manusia yang rusak karena virus Corona (George Washington University Hospital)

Satu-satunya Negara di Eropa yang Tak Khawatir Pandemi Virus Corona, Pemerintahan Malah Santai

Kepala Bedah Toraks di George Washington University Hospital, Keith Mortman mengungkapkan, pria tersebut adalah pribadi yang secara umum sehat.

Dia hanya memiliki tekanan darah tinggi.

"Ini bukan pasien diabetes berusia 70 tahun yang tertekan imunosupresan," kata Keith Mortman.

"Dia tidak memiliki masalah medis yang signifikan selain tekanan darah tinggi," imbuhnya.

Tegal Bakal Dilockdown 4 Bulan, Wali Kota: Lebih Baik Saya Dibenci Warga daripada Maut Menjemput

Kini, paru-paru pasien gagal berfungsi dengan baik.

Karena semakin parah, pasien memerlukan ventilator untuk membantunya bernapas.

Namun, meskipun pengaturan telah maksimal, ternyata tidak cukup.

14 Persen Pasien Sembuh Virus Corona di Wuhan China Ternyata Masih Positif, tapi Tak Lagi Menularkan

"Dia juga membutuhkan mesin lain yang bersikulasi dan kemudian memberi oksigen pada darahnya," ujar Keith Mortman.

"Jika kita mengulang gambar 360 VR seminggu mendatang, infeksi dan proses peradangan bisa lebih buruk," tambahnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved