Virus Corona di Trenggalek

Antisipasi Corona di Trenggalek, Mas Ipin Tetapkan Status Tanggap Darurat, Gelontor Anggaran

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menetapkan status tanggap darurat wabah Corona atau Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menetapkan status tanggap darurat wabah virus Corona Covid-19.

Penetapan itu tertuang dalam Surat Keterangan Bupati Nomor 360/422/406.029/ 2020 tertanggal 26 Maret 2020.

Meski wilayahnya masih tergolong zona hijau atau nol kasus positif Corona hingga Minggu (29/3/2020) siang, Mas Ipin penetapan itu penting sebagai langkah awal antisipasi.

"Masa tanggap darurat berlaku selama 65 hari sejak tanggal ditetapkan. Jadi nanti hingga 29 Mei 2020," kata Mas Ipin, Minggu (29/3/2020).

Penetapan status tanggap dalurat ini juga karena jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) Trenggalek cukup tinggi. Mas Ipin bilang, jumlahnya lebih dari 1.600 orang.

Sementara jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 264 orang dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) 2 orang hingga Sabtu (28/3/2020).

"Selain itu, juga karena BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) telah menetapkan status darurat Covid-19 di Indonesia. Ibu Gubernur Jatim juga telah menyatakan bahwa darurat di seluruh kabupaten yang ada," tambah Mas Ipin.

CEO Arema FC Tanggapi Soal Keputusan Liga 1 dan Gaji: Siap Jalankan Kewajiban Pada Pemain

VIRAL Foto Akad Nikah Pakai Jas Hujan di Tengah Wabah Corona, Suhu Tinggi Ternyata Belum Sarapan

Penumpang di Terminal Bus Purabaya Surabaya Turun Drastis Hingga 50 Persen

Dengan status tanggap bencana, pemkab Trenggalek juga mengalokasikan sejumlah anggaran untuk mengantisipasi pandemik ini.

Di Dinas Kesehatan, kata dia, ada anggaran Rp 2 miliar yang dapat digunakan untuk menangani wabah. Ada juga dana tak terduga senilai Rp 5 miliar yang bisa dipakai.

"Ada laporan juga menurut surat dari Menteri Keuangan bahwa DAK (Dana Alokasi Khusus) fisik yang belum kontrak dialokasikan untuk Covid-19," kata dia.

Di Trenggalek, besaran nilai DAK di Dinas Pekerjaan Umum mencapai Rp 16 miliar.

"DAK yang seharusnya untuk jalan, tetapi dengan adanya surat dari Ibu Menteri Keuangan ini kemungkinan akan dialihkan untuk penanganan Covid 19," tuturnya.

Selain itu, Pemkab Trenggalek juga masih akan menghitung keseluruhan anggaran yang bisa dihemat dari perjalanan dinas. (aflahulabidin)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved