Breaking News:

Virus Corona di Malang

68 Persen Tenaga Medis di Kota Malang Drop, Wali Kota Sutiaji Ajak Masyarakat Tak Sepelekan Covid-19

Sutiaji mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan physical distancing dengan harapan jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) virus Corona menurun.

TRIBUNJATIM.COM/RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji, saat menghadiri pertemuan tiga kepala daerah dalam membahas pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Rabu (1/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Imbas pasien positif virus Corona (Covid-19) di Kota Malang telah sembuh membuat pergerakan masyarakat di Kota Malang kembali ramai.

Hal ini tak sejalan dengan harapan Wali Kota Malang, Sutiaji, yang sebenarnya ingin kejadian itu menjadi motivasi, tapi malah situasinya berbanding terbalik.

Sutiaji mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan physical distancing dengan harapan jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) virus Corona menurun.

Polresta Malang Kota Imbau Masyarakat Rusak Masker Bedah Sekali Pakai sebelum Dibuang

Cegah Penyebaran Virus Corona, 14 Napi di LP Kelas II B Blitar Dibebaskan Lebih Cepat

Untuk itu, Sutiaji mengajak seluruh lapisan masyarakat agar bergerak bersama dalam penanganan Covid-19 di Kota Malang.

Dalam pertemuan tiga kepala daerah Malang Raya di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (1/4/2020), Sutiaji sempat menyampaikan bahwa 68 persen petugas medis di rumah sakit rujukan kondisinya ngedrop.

Hal tersebut diperoleh ketika Sutiaji melakukan video conference dengan para direktur rumah sakit yang ada di Kota Malang.

"Bagaiamana kalau ada penumpukan pasien? Sedangkan 68 persen nakes (petugas kesehatan) kini kondisinya sudah ngedrop," ucap Sutiaji sambil meneteskan air matanya.

Target Ganjar Mukti Bersama Persiraja Banda Aceh seusai Tak Dipakai Arema FC

Liburkan Pemain Persela Lamongan dan Izinkan Pulang Kampung, Nil Maizar Beri PR Skuadnya

Untuk itu, melalui physical disatancing (pembatasan jarak) ini diharapkan Sutiaji dapat membantu mengatasi kondisi tersebut.

"Sudahlah, kita sementara waktu beraktivitas di rumah saja, dan bersama pak Kapolresta Malang dan pak Dandim bersepakat untuk mengetatkan orang yang masuk ke Kota Malang," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved