Virus Corona di Jember
UPDATE CORONA di Jember Jumat 3 April 2020, ODP Covid-19 Bertambah 85 Orang
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Jember, per 3 April 2020, jumlah ODP Covid-19 mencapai 478 orang.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Pemeriksaan kesehatan terhadap puluhan santri itu difokuskan di Puskesmas Sukowono.
Dari pemeriksaan itu, diketahui ada 10 ODP karena baru datang dari daerah merah dan mengalami batuk. Sisanya adalah orang tanpa gejala (OTG).
Mereka yang ada keluhan batuk diberi obat.
Para santri itu kemudian diminta melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.
• Mandiri Syariah Gelar Doa Bersama Online, Harap Keselamatan Masyarakat Indonesia Hadapi Corona
• Petugas Periksa Ketat Orang yang akan Masuk ke Kota Batu, Cek Suhu Tubuh hingga Tekanan Darah
Petugas kesehatan juga memantau mereka.
Bila warga ada keluhan lagi dalam masa pemantauan 14 hari, mereka diminta menghubungi petugas kesehatan.
Begitu juga dengan Puskesmas Ambulu yang juga memeriksa puluhan santri dari sebuah ponpes di Kabupaten Probolinggo, sebelum para santri itu pulang dan berkumpul dengan keluarganya.
Para perantau dari luar Jember yang pulang kampung ke Jember juga mendapatkan penapisan di lima pintu masuk.
• Pemkab Banyuwangi Siapkan Ruang Isolasi ODP Covid-19 di Muncar, Jamin Kebutuhan Makan Dipenuhi
Mereka yang dinyatakan ODP, antara lain karena baru datang dari daerah merah dan mengalami batuk/pilek/sesak, maka mereka diberi gelang.
Daerah merah merupakan daerah yang sudah diketahui ada kasus positif Covid-19.
"Sejauh ini para ODP diminta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," lanjut Gatot Triyono.
Tempat isolasi yang disediakan oleh Pemkab Jember yakni di Jember Sport Garden (JSG) belum digunakan untuk mengisolasi ODP.
Editor: Dwi Prastika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-atau-covid-19.jpg)