Nasib Tragis Bocah 3 Tahun Tewas Mengapung di Sumur Rumah di Gresik, Terkuak Keluarga Saat Bermain

Korban berinisial MY ditemukan tewas mengapung di sumur dekat rumahnya di jalan KH. Kholil no. 26, RT 01/RW 02, Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi tewasnya balita tercebur sumur di Gresik, Minggu (5/4/2020). 

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Nasib malang menimpa bocah 3 tahun di Kabupaten Gresik. Korban berinisial MY ditemukan tewas mengapung di sumur dekat rumahnya di jalan KH. Kholil no. 26, RT 01/RW 02, Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik Kota.

Korban tercebur ke dalam di luar pengawasan orang tua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah bermain bersama kakaknya DW (4) di sekitar sumur dekat rumahnya.

Jaraknya tidak jauh. Sebab, ketika menuju rumah harus melintasi sumur yang memiliki bibir pendek dan tidak tertutup itu.

Musim Social Distancing, Budak Sabu Gresik Malah Transaksi Narkoba di Lapangan, Lihat Endingnya

Jalan Raya Cerme Gresik Rusak Parah, Aspal Mengelupas dan Berdebu Seperti Gurun Pasir

Pandemi Corona di Gresik Terus Bertambah, Pulau Bawean Pekan Depan Karantina Wilayah

Tidak ada yang tahu detik-detik keceburnya balita putra Kholifah itu, sebab peristiwa nahas itu tidak ada orang yang melihat.

Namun keceburnya MY di dalam sumur itu disadari oleh sepupunya sendiri, Bagus Setiawan (17). Saat dia di lokasi melihat hanya ada satu anak yang bermain.

Melihat hal itu, Bagus melapor ke Gabriel (45) yang merupakan paman korban. Seketika sang paman bergegas menuju sumur.

Kondisi korban sudah mengambang di dalam sumur.

Sontak peristiwa ini membuat warga mengevakuasi korban dengan alat seadanya. Bagus tidak bisa menutupi kesedihan. Petugas kepolisian datang dan ikut membantu mengeluarkan korban dari dalam sumur.

Kapolsek Kota Gresik AKP Inggit Prasetiyanto mengatakan, korban tidak tertolong karena tidak bisa berenang. Disamping itu tidak ada yang tahu korban saat terjebur.

"Kemungkinan dilihat dari meninggalnya sekitar satu jam di dalam sumur," ujarnya, Minggu (5/4/2020).

Selanjutnnya korban dibawa ke rumah sakit. Menurut Inggit sesuai pemeriksaan fisik, tidak ada tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Pihak keluarga mengaku ikhlas kepada petugas sehingga tidak dilakukan otopsi. Jasad balita malang itu langsung dimakamkan.

"Korban main tanpa pengawasan langsung tercebur, keluarga sudah ikhlas dan dimakamkan," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved