Virus Corona di Kota Malang

Pemkot Malang Siapkan Tiga Rumah Transit untuk ODP

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan tiga tempat untuk dijadikan rumah transit bagi orang dalam pemantauan (ODP) yang masuk ke Kota Malang.

TribunJatim.com/Aminatus Sofya
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau posko Covid-19 di Stasiun Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan tiga tempat untuk dijadikan rumah transit bagi orang dalam pemantauan (ODP) yang masuk ke Kota Malang.

Rumah transit tersebut digunakan untuk mengkarantina ODP agar penyebaran Covid-19 atau virus corona dapat dicegah.

“Gubernur merintah Bupati dan Wali Kota untuk menyiapkan rumah transit. Jadi itu kegunaannya adalah untuk ODP yang manakala kami mempunyai keyakinan orang itu ketika dilepas tidak mengisolasikan diri,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji, Senin (6/4/2020).

Menurut dia, ODP tersebut didapat ketika petugas melakukan pemeriksaan di pos arus masuk orang seperti terminal dan stasiun. Apabila terdapat orang dengan suhu tubuh melebihi 38 derajat atau mempunyai gejala virus corona masuk ke Kota Malang, petugas akan mengantarnya ke Puskesmas untuk mendapat perawatan.

“Biar ada penanganan secara khusus. Kemudian (ketika dilepas) tujuannya ke RT/RW mana itu akan kami tracing,” ujarnya.

Sutiaji mengatakan tiga tempat yang telah disiapkan untuk rumah transit adalah Balai Diklat milik Pemprov Jatim, Rusunawa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) dan Rusun dari Kementerian PUPR. Masing-masing tempat itu tersedia 60 hingga 70 kamar.

BREAKING NEWS - Selebgram Esther Kitty Diperiksa Polda Jatim Soal Arisan Online: Murni Endorse Kok

Pemkab Trenggalek Mulai Distribusikan Bantuan Saldo Ojol Lokal Blojek untuk ODP Virus Corona

BREAKING NEWS - Komplotan Bersenpi Pengedar Ribuan Pil Ekstasi dan 1 Kg Sabu Diringkus Polisi

“Jadi kalau satu kamar bisa diisi dua bed akumulasi kami bisa diisi sampai 500,” katanya.

Pemkot Malang juga segera mengirimkan surat persetujuan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar kepada Gubernur Jawa Timur. Selain itu, posko pantau pintu masuk diperkuat dan penyisiran kendaraan pribadi.

“Mobilitas orang dari luar ini kami pantau. Jadi kami akan lebih disiplin lagi, orang yang dari luar baik pakek mobil pribadi maupun kendaraan umum akan kami cek satu-persatu berkaitan dengan masalah pengecekan suhu badan,” tutupnya.

Sampai saat ini, Kota Malang mempunya dua pasien positif corona yang sedang dirawat di rumah sakit (RS). Sementara Pasien dalam pemantauan (PDP) berjumlah 33 orang dan ODP berjumlah 290 orang.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved