Wanita di Surabaya ini Isi Waktu Luang Bikin Doodle Art, Pikiran Jadi Lebih Rileks
Untuk mengusir kebosanan, Dinar Safitri, kreator doodle sekaligus creativepreneur akhirnya melakukan corat coret di atas kertas.
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berdiam diri di rumah dalam jangka waktu lama, terutama mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, tak jarang membuat seseorang bosan.
Padahal, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk membunuh waktu. Salah satunya membikin corat-coret di atas kertas atau yang biasa disebut doodle art.
Untuk mengusir kebosanan, Dinar Safitri, kreator doodle sekaligus creativepreneur akhirnya melakukan corat coret di atas kertas. Ia mulai memanfaatkan media-media lain, mulai dari kardus, kain, atau bahkan lantai dan dinding sebagai media corat-ceoretnya.
"Kegiatan ini cocok sekali dilakukan di rumah untuk mengisi waktu luang. Terutama untuk anak-anak yang mungkin bosan bahkan stres selama berada di rumah," kata Dinar Safitri, Kamis (9/4/2020).
Menurut Dinar Safitri , kebanyakan doodle berbentuk sesuka hati atau abstrak. Tapi ada juga yang sengaja dibuat rapi dan terkonsep.
Selain untuk membunuh kebosanan, doodling bermanfaat untuk membuat pikiran lebih rileks. Hal ini akan membantu seseorang untuk membuang jauh-jauh rasa stres.
• 5 Lagu Legendaris Glenn Fredly Sepanjang Berkarier di Dunia Musik, Akhir Cerita Cinta hingga Januari
• Kapolda Jatim Terapkan Protokol Covid-19 Ketat Bagi Pemudik: Sayang Keluarga Sebaiknya Ditunda
• Antisipasi Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, 1 Lantai di RSUD Sidoarjo Dilirik Jadi Area Isolasi
"Banyak ibu-ibu yang curhat, ternyata Doodle bisa jadi salah satu solusi untuk merefresh otak, supaya kegiatan di rumah tidak itu-itu saja," katanya kepada Tribunjatim.com.
Jika ingin lebih menantang, Dinar menyarankan untuk membuat challenge yang bisa dilakukan bersama teman-teman misalnya menentukan tema yang berbeda setiap harinya.
"Sekarang ini orang-orang susah buat rileks. Ketika membuat doodle, beberapa orang masih takut kalau nanti hasilnya jelek. Padahal, bentuk dan gaya apapun boleh. Gambar tidak mirip pun bukan masalah," urai Dinar.
Gambar Hal Sekitar
Untuk pemula yang masih bingung, Dinar menyarankan untuk menggambarkan kegiatan sehari-hari, mulai dari bangun hingga menjelang tidur.
"Misalnya waktu sarapan kita makan nasi goreng dan telur, ya sudah itu digambar. Yang gampang biasanya gambar mie sama telur mata sapi. Gambar aja kegiatannya dari bangun tidur sampai siang ngapain aja, siang sampai sore ngapain aja," terangnya.
Hal ini bisa membikin pikiran lebih rileks. Selain itu juga membuat seseorang lebih bersyukur terhadap segala hal yang ia dapatkan. Kegiatan sehari-hari juga akan lebih berkesan jika diabadikan dalam gambar.
"Semua media bisa digunakan. Tidak harus pakai tablet, kertas dan pensil pun bisa. Kita dapat nasi kotak, tempatnya bisa kita gambar. Semua ruang kosong pada benda bisa dipakai. Tak perlu membandingkan media yang dipakai orang lain," jelasnya.
Karena tidak perlu keahlian khusus, setiap orang bisa membuat doodle, mulai dari anak-anak sampai lanjut usia.