Kisah Wanita Mojokerto Sulap Warkop Jadi Usaha Masker Kain, Gegara Corona Kuwalahan Layani Pesanan

Sebuah warung kopi di pinggir Jalan Suromulang Timur Gang VI Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto disulap menjadi konveksi.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Para penjahit memproduksi masker kain di warung kopi yang disulap menjadi tempat konfeksi di Jalan Suromulang Timur Gang VI Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto 

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Sebuah warung kopi di pinggir Jalan Suromulang Timur Gang VI Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto disulap dadakan menjadi tempat konveksi pembuatan masker kain.

Ditempat sederhana tersebut dapat memproduksi ribuan masker kain yang banyak dipesan oleh masyarakat di tengah merebaknya wabah Pandemi Covid-19.

Khoirina Melanie (22) pemilik konveksi menjelaskan warung kopi yang dikelolanya itu ditutup usai diterapkannya kebijakan pemerintah daerah terkait pembatasan kerumunan orang (Physical Distancing) untuk mencegah potensi penyebaran Virus Corona di Kota Mojokerto.

Bekas Makam 1980 di Lahan Perhutani Mojokerto Ditinjau Jadi Area Pemakamam Jenazah Covid-19 Jatim

Pemkot Mojokerto Meniadakan Persewaan Gedung Resepsi dan Fasum Olahraga hingga 3 Bulan ke Depan

Pasien Pneumonia RSUD Mojokerto Meninggal Sebelum Jalani Rapid Test, Kadinkes: Bukan PDP Covid-19

Ia pun berinisiatif memanfaatkan tempat warung kopi untuk usaha konfeksi pembuatan masker kain.

"Kita tidak boleh berpangku tangan meskipun warung kopi tutup tapi usaha harus tetap berjalan supaya karyawan bisa terus bekerja kemudian ada tawaran memproduksi masker kain dan ini peluang yang harus dimanfaatkan," ujarnya di lokasi, Jumat (10/4/2020).

Ia mengatakan mempunyai dua usaha yaitu warung kopi dan penjahit pakaian baju seragam. Dia fokus mengembangkan bisnis konveksi Melanie untuk memproduksi seragam sekolah dan baju Drum Band setelah warung kopi miliknya ditutup. Secara bersamaan ada permintaan pembuatan masker kain dari temannya untuk mencegah penularan Covid-19.

"Banyak permintaan masker kain yang pada akhirnya saya beralih dari membuat pakaian seragam sekolah untuk fokus produksi masker kain," ungkapnya.

Masih kata Melanie, mulai intensif memproduksi masker kain sesuai pesanan. Ia juga memasarkan masker kain ini ke media sosial situs jual beli online dan Story Whatsapp.

"Sudah dua minggu memproduksi masker kain sekarang banyak pesanan sampai kewalahan," terangnya.

Ditambahkannya, ada tiga jenis masker kain yang diproduksinya yakni masker kain satu lapis berbahan semi katun berharga satuan Rp.5000 dan satu lusin Rp.50 ribu.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved