Virus Corona di Mojokerto

Pemkot Mojokerto Meniadakan Persewaan Gedung Resepsi dan Fasum Olahraga hingga 3 Bulan ke Depan

Antisipasi virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota Mojokerto meniadakan persewaan gedung resepsi pernikahan dan pertemuan selama tiga bulan ke depan.

Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
FOTO ILUSTRASI Pernikahan di Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto meniadakan persewaan gedung resepsi pernikahan dan pertemuan selama tiga bulan ke depan, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Kebijakan pembatasan sewa gedung juga diberlakukan seperti sarana dan prasarana olahraga yang seringkali ditempati event tahunan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Muhammad Ali Imron, menjelaskan, kebijakan pembatasan sewa gedung tersebut untuk mendukung program pemerintah terkait social distancing dan physical distancing untuk mengantisipasi adanya tempat berkumpulnya massa di tengah merebaknya pandemi Covid-19.

Ning Ita Galakkan Kampanye Wajib Pakai Masker untuk Cegah Risiko Penularan Covid-19 di Mojokerto

Pimpin Istigosah Kubro Online di Malam Nisfu Syaban, Rais Aam PBNU: Sebagai Pertobatan Massal

"Kita sudah tidak perbolehkan persewaan gedung pernikahan maupun pertemuan dan lapangan olahraga di Kota Mojokerto," ujarnya saat ditemui di Graha Mojokerto Service City (GMSC) Kota Mojokerto, Selasa (7/4/2020).

Ia mengatakan, pihaknya meniadakan persewaan gedung dan fasilitas olahraga seperti GOR Majapahit, Gelora Ayani, lapangan tenis Indoor di Magersari, dan lapangan Raden Wijaya di Surodinawan, termasuk aula di Graha Mojokerto Service City (GMSC) untuk sementara tidak diizinkan dipakai sebagai tempat pertemuan.

Penutupan fasum sesuai maklumat Kapolri sampai 29 Mei 2020.

"Penutupan fasum tersebut sudah dilakukan mulai bulan Maret sampai akhir Mei 2020 dan bisa diperpanjang sesuai situasi terkait perkembangan Covid-19," ungkapnya.

Masih kata Imron, pembatasan penyewaan gedung sangat berdampak terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor retribusi.

Sedangkan, hasil dari income retribusi sewa fasilitas umum ini senilai Rp 48 juta selama 2 bulan sesuai estimasi bulan Januari- Februari 2020.

Pemkot Mojokerto Gelontorkan Dana Rp 21 Miliar Untuk Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Dapati 5 Santri Ponpes Lirboyo Asal Mojokerto Bersuhu Panas, Petugas Imbau Lakukan Karantina Mandiri

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved