Virus Corona di Jember

Tiga Pasien Positif Covid-19 Jember, Dua dari Klaster Pelatihan Haji

Bupati Jember Faida akhirnya menjelaskan riwayat perjalanan tiga pasien positif Virus Corona di Kabupaten Jember.

sri wahyunik/surya
Tangkapan layar live facebook rapat paripurna DPRD Jember, Kamis (9/4/2020) sore 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Bupati Jember Faida akhirnya menjelaskan riwayat perjalanan tiga pasien positif Virus Corona di Kabupaten Jember. Berdasarkan data per Sabtu (11/4/2020), ada tiga orang pasien positif Covid-19. Kasus terbaru diumumkan kemarin, Sabtu (11/4/2020).

Satu dari tiga orang pasien positif Covid-19 itu sudah sehat, dan tidak lagi dirawat di rumah sakit rujukan. Dia merupakan pasien Covid-19 pertama (confirm 1). Sedangkan dua pasien Covid-19 masih dirawat di RS dr Soebandi Jember. Keduanya merupakan klaster pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Berikut keterangan Bupati Faida mengutip dari akun media sosialnya yang diunggah, Minggu (12/4/2020).

"Kasus Pertama Positif Covid 19. Kondisi sehat pulang dari RS. Riwayat perjalanan dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Batam. (Didapat info ada hubungan dengan cluster Pancoran, Jakarta)," seperti tertulis di akun dan poster digital di akun Bupati Faida.

Dari penelusuran (tracing) terhadap pasien pertama, ada lagi dua kontak yang melakukan rapid test dengan hasil positif. Keduanya dari Kecamatan Jenggawah, dan satu dari Kecamatan Patrang.

ASN Surabaya Diminta Tak Mudik Lantaran Covid-19, Tri Rismaharini Pastikan Mereka Patuh Aturan

Kapolresta Sidoarjo Perintahkan Tembak di Tempat Bandit yang Melawan

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Minggu 12 April, Kasus Positif Covid-19 Tambah Satu, Sembuh Satu

Sekadar informasi, rapid test tidak bisa dijadikan acuan akhir. Berdasarkan alur pemeriksaan pasien Covid-19, dari hasil rapid test masih harus menjalani pemeriksaan swab. Jika hasil pemeriksaan swab di laboratorium yang ditunjuk pemerintah, dinyatakan positif, maka pemerintah pusat yang mengumumkannya, dilanjutkan oleh pihak Pemprov Jatim, dan berlanjut ke Pemda setempat.

Sedangkan kasus kedua positif Covid-19, merupakan seorang peserta pelatihan petugas haji di Asrama Sukolilo. Awalnya petugas kesehatan melakukan pengetesan cepat (rapid test) kepada peserta pelatihan petugas haji. Dari rapid test itu, ditemukan empat kasus positif. Dari rapid test itu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab.

Satu kasus terkonfirmasi positif berasal dari Kecamatan Puger. Dia menjadi kasus kedua. Sedangkan kasus ketiga yang diumumkan Sabtu (11/4/2020), berasal dari Kecamatan Ajung.

Pasien pada kasus kedua dan ketiga memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya, peserta pelatihan petugas haji.

Sedangkan untuk satu kasus kematian di Kecamatan Kaliwates, yang menimpa satu orang dalam pemantauan (ODP), berdasarkan hasil rapid test juga menunjukkan positif Covid-19. ODP itu memiliki riwayat perjalanan Jember, Lumajang, dan Probolinggo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Jember Gatot Triyono mengakui ada tiga kasus positif Covid-19 di Jember.

Dari informasi yang dihimpun Surya, untuk peserta pelatihan haji asal Jember yang mengikuti pelatihan diAsrama Haji Sukolilo pada pertengahan Maret lalu sebanyak 20 orang. Mereka terdiri atas petuas haji, ketua kelompok terbang, juga tenaga kesehatan haji. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved