Virus Corona

DD Diatas Rp 1,2 M Wajib Geser 25-35 Persen Anggaran untuk Corona, 19 Pemdes Kota Batu Bergerak

19 Pemerintah Desa di Kota Batu bergerak tanggapi perintah pusat, 25-35 persen anggaran Dana Desa (DD) harus digeser untuk tangani Corona.

Pixabay
ILUSTRASI - Pemerintah Desa (Pemdes) menggunakan 25-35 persen anggaran Dana Desa (DD) untuk mengoptimalkan pencegahan Corona (Covid-19). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI memerintahkan Pemerintah Desa (Pemdes) menggunakan 25-35 persen anggaran Dana Desa (DD) untuk mengoptimalkan pencegahan Corona (Covid-19).

Menindaklanjuti instruksi tersebut, 19 Pemerintah Desa di Kota Batu segera bergerak.

Ketua Asosiasi Petinggi dan Lurah (APEL) Kota Batu, Wiweko saat dimintai keterangan menjelaskan, aturan tersebut wajib dilakukan tiap desa karena mengacu pada Surat Edaran (SE), Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19.

TERUNGKAP 1 Negara Paling Aman dari Virus Corona, Penyelamatnya Tak Disangka, Dilakukan Sejak Lama

Telepon Rahasia Pejabat China Bocor ke Publik, Ribuan Orang Bakal Selamat Jika Diumumkan Lebih Awal

Isinya, desa yang memiliki DD diatas Rp 1,2 miliar harus mengalihkan dananya hingga 35 persen.

"Itu merupakan perintah langsung dari pusat. Untuk Pemerintah Desa di Kota Batu hampir seluruhnya pergeseran anggaran dilakukan minimal 35 persen dari total DD yang diterima. Karena rata-rata 19 Desa di Kota Batu mendapat DD diatas Rp 1,2 miliar," ujar Wiweko, Kamis (16/4/2020).

Kepala Desa Oro-oro Ombo ini menerangkan, desa yang ia pimpin menerima DD sejumlah Rp 1,8 miliar pada 2020.

ISI Obrolan Tersembunyi Pejabat China, 6 Hari Tahu Corona Bisa jadi Pandemi, yang Diumumkan Kontras

Ahok Kini Tinggal dengan Mertua, Sebut Ayah Puput Kerap Disemprot Disinfektan saat Tiba di Rumah

Dengan begitu, ada 35 persen pergeseran anggaran yang akan dilakukan, jumlahnya hingga Rp 630 juta.

Metode perhitungan sesuai dengan peraturan yakni anggaran kurang dari Rp 800 juta, bantuan langsung tunai (BLT) DD maksimal 25 persen dari jumlah DD.

DD Rp 800 juta hingga RP 1.2 M, maksimal 30 persen dari DD. Sedangkan DD lebih dari Rp 1.2 M, BLT DD maksimal 35 persen.

Bantu Dampak Covid-19, Amar Bank Berkomitmen Bantu Usaha Mikro

Anggaran yang dialihkan akan dimanfaatkan untuk biaya operasional, penyemprotan disinfektan, pembagian penyaluran bantuan sembako pada KK terdampak senilai Rp 600 ribu oleh desa dan beberapa aspek lainnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved