Virus Corona di Surabaya

Pasca Karantina Terbatas, Pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya (PGS) Bakal Kembali Dibuka

Pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya (PGS) bakal kembali dioperasikan pasca ditutup lantaran terimbas pandemi virus Corona (Covid-19).

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Pasar Kapasan Baru Surabaya, Sabtu (4/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasca ditutup lantaran terimbas pandemi virus Corona (Covid-19), dua pasar di Surabaya, Pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya (PGS), bakal kembali dioperasikan.

Rencananya, aktivitas di Pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya (PGS) bakal kembali dibuka pasca karantina terbatas pada Sabtu (18/4/2020) besok.

"Besok jam 09.00 WIB semua kita mulai," kata Kabag Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, Jumat (17/4/2020).

Hasil Kajian Epidemiologi, Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19: Saatnya Surabaya PSBB

Pasar Kapasan Ditutup 14 Hari, Pedagang dan Pekerja Minta Kompensasi, PD Pasar Surya: Lagi Dibahas

Untuk diketahui, Pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya (PGS) telah ditutup sejak Minggu (5/4/2020) lalu lantaran beberapa orang yang biasa beraktivitas di sana terpapar virus Corona atau Covid-19.

Menurut Agus Hebi Djuniantoro, sebelum pasar resmi dibuka, ada beberapa hal yang dilakukan petugas.

Di antaranya, melakukan penyemprotan disinfektan yang dilakukan menyeluruh.

Upaya penyemprotan disinfektan ini dilakukan sejak pasar itu dihentikan kegiatan operasionalnya.

"Jadi hari ini sampai malam nanti itu harus disemprot detail sampai ke dalam toilet dan sebagainya," ucapnya.

Pengelola PGS Temui Pemkot Surabaya, Bahas Solusi Pasca Penutupan sementara Imbas Covid-19

Serba-serbi Cucu Kedua Risma Lahir di Tengah Corona, Langsung Balik ke Posko & Belum Bisa Dijenguk

Dia mengungkapkan, meskipun nantinya dibuka, protokol pencegahan penyebaran Covid-19 juga tetap harus dilakukan.

Sehingga, menurut Agus Hebi Djuniantoro, disiapkan semacam rekayasa di dalam pasar dengan memperhatikan protokol pencegahan tersebut.

Pertama, dengan membatasi pintu akses keluar masuk pasar.

"Kalau di Kapasan dari belasan pintu masuk kita perkecil menjadi enam pintu masuk dan keluar," terang Agus Hebi Djuniantoro.

Lawan Covid-19, Tim KAI Daop 8 Surabaya Semprot Masjid dan Musola Sekitar Stasiun Gubeng

46 Tenaga Kesehatan di Jawa Timur Terpapar Covid-19, 1 Perawat Gugur, 26 Orang Masih Dirawat

Di pintu masuk juga bakal disediakan pintu sterilisasi yang akan ditempatkan petugas.

Selama jam operasional pasar, petugas juga bakal memeriksa suhu tubuh pedagang maupun pembeli yang bakal masuk.

"Besok juga ada pembagian dua masker dan satu hand sanitizer kita bagikan terutama pada penjaga toko kemudian kuli panggul, dan yang beraktivitas di dalam pasar," ujarnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved