Dampak Covid-19, Ribuan Tenaga Kerja di Kota Batu Dirumahkan Perusahaan & 52 Orang di-PHK

Pemkot Batu mencatat ada 2555 tenaga kerja yang dirumahkan oleh perusahaan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Sudarma Adi
aquent.com.au
ILUSTRASI - Seorang karyawan yang terkena PHK. 

TRIBUNBATU.COM, BATU - Pemkot Batu mencatat ada 2555 tenaga kerja yang dirumahkan oleh perusahaan.

Selain itu, ada 52 tenaga kerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kota Batu. 

Kepala DPMPTSPTK Kota Batu Bambang Kuncoro menjelaskan, kondisi tersebut dampak dari pandemi Covid-19. Pasalnya, banyak hotel yang tidak beroperasi di Kota Batu.

“Tenaga kerja yang dirumahkan sebanyak 2.555 orang dari 21 perusahaan sementara yagn di-PHK berasal dari dua perusahaan. Semuanya telah dilaporkan ke DPMPTSPTK Kota Batu untuk bisa diakomodir dalam program kartu pra kerja yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat," ujar Bambang, Selasa (21/4/2020).

Dampak Covid-19, Penutupan Tempat Penginapan di Kota Batu Diperpanjang Hingga 30 April

Pemerintah Desa Kebut Pendataan Warga di Kota Batu

Pengajuan PSBB Butuh Pertimbangan, Wali Kota Sutiaji: Efektif Jika Batu & Kabupaten Malang Ikut

Bambang menerangkan supaya karyawan yang menjadi korban PHK bisa mengikuti program Kartu Prakerja yang saat ini sudah dibuka pendaftarannya.

"Untuk kuota kartu pra kerja seluruh Indonesa mencapai 164.000 peserta. Dengan total anggaran dari Pemerintah Pusat sejumlah Rp 20 triliun yang akan dibagi untuk biaya pelatihan dan insentif tunai," terangnya.

Pemerintah membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang kedua pada 20 hingga 23 April 2020. Pendaftaran dibuka mulai pukul 8.00 wib hingga pukul 16.00 wib. Pendaftaran bisa diakses di prakerja.go.id. Bagi warga Kota Batu yang belum bisa mendaftar melalui website, bisa langsung mendatangi kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Batu.

Petugas akan mendampingi dan mengarahkan pendaftar untuk mengisi kolom yang telah tersedia di prakerja.go.id. Bambang menjelaskan, Program Kartu Prakerja secara online diluncurkan oleh Pemerintah Pusat pada gelombang pertama sejak 11 April 2020

“Berjalan dengan baik dan sangat diminati oleh masyarakat Kota Batu,” ujarnya.

Diterangkan Bambang, secara rinci tata cara pendaftaran Kartu Prakerja yakni warga Negara Indonesia, berusia di atas 18 tahun, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

“Pertama, buat akun Prakerja di situs www.prakerja.go.id. Lalu, ikut tes motivasi dan kemampuan dasar selama ±15 menit. terakhir bergabung di gelombang pendaftaran yang sedang dibuka,” terangnya. 

Waktu daftar diberi jangka waktu hingga minggu keempat November 2020 yang kuotanya mencapai 164.000 peserta. Pemerintah pusat telah menganggarkan Rp 20 triliun untuk program Kartu Prakerja. Ada 30 gelombang pendaftaran yang dibuka.

“Kalau gagal bisa ikut gelombang berikutnya,” imbuh Bambang.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved