Virus Corona di Jember

Sebanyak Rp 101,2 Miliar Dana Desa Jember Dipakai untuk BLT Bagi 56 Ribu RTM

Sebanyak 56.227 Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Jember berpotensi bakal menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa dampak Covid-19

sri wahyunik/surya
Bupati Jember Faida 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sebanyak 56.227 Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Jember berpotensi bakal menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19.

Mereka ini adalah RTM yang belum tersentuh bantuan untuk keluarga miskin seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), juga  Program Kartu PraKerja.

Berdasarkan data dari Pemkab Jember, jumlah RTM di Jember mencapai 920 ribu KK, dan 307 ribu kepala keluarga pra-sejahtera. Mereka adalah kelompok rentan terdampak virus Corona atau Covid-19.

Dua kelompok tersebut, ada yang tersentuh bantuan sosial dari pemerintah seperti BPNT, dan PKH. Meski begitu, ada juga yang belum menjadi penerima bantuan untuk keluarga miskin tersebut.

Dari jumlah tersebut, diestimasikan ada 56.227 RTM yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah tersebut. Karenanya, mereka nantinya yang akan diproritaskan menjadi penerima BLT dari DD tersebut.

Satgas Gugus Covid-19 Kabupaten Madiun sudah Gunakan Rp 10 M untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Aksi Gondol Motor Tak Dikunci di Rumah Mojokerto Terekam CCTV, Pelaku Berjaket Melenggang Bawa Motor

Hasil Lelang Jersey Persik Koleksi Wali Kota Kediri Tembus Rp 4,5 Juta, Mas Abu: di Luar Ekspektasi

"BLT ini nanti diberikan kepada penerima non-BPNT, non PKH, juga non Pra-Kerja yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata, dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis," ujar Bupati Jember Faida, Selasa (21/4/2020).

Pada Senin (20/4/2020) Bupati Faida telah melakukan telekonferen dengan camat da kepala desa se-Kabupaten Jember untuk membahas penyaluran BLT dari DD tersebut.

Menurut Faida, penyaluran BLT itu mengacu kepada Perppu No 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

"Disebutkan bahwa dana desa bisa digunakan untuk bantuan langsun tunai kepada penduduk miskin di desa masing-masing, juga untuk keluarga miskin terdampak," ujar Faida.

Selanjutnya, lanjut Faida, diperlukan pendataan untuk calon penerima. Pendataan dilakukan oleh Relawan Desa Lawan Covid-19 yang telah terbentuk di seluruh desa di Kabupaten Jember. Basis pendataan mulai dari tingkat RT dan RW. Data itu kemudian divalidasi melalui Musyawarah Desa (Musdes) Khusus.

Musdes Khusus itu untuk validasi finansial dan penetapan penerima BLT DD yang ditandatangani oleh kepala desa. Selanjutnya pengesahan oleh kepala daerah (bupati/walikota).

Dana Desa di Kabupaten Jember sebesar Rp 302,6 miliar tepatnya Rp 302.669.947.000. Dari jumlah tersebut, potensi untuk BLT mencapai Rp 101.208.600.000 atau Rp 101,2 miliar untuk 56.227 RTM. Lebih dari 56 ribu orang ini tersebar di desa yang berada di 28 kecamatan.

Sebagai informasi di Kabupaten Jember terdapat 31 kecamatan, tiga kecamatan di antaranya adalah kecamatan kota yang struktur di bawahnya adalah kelurahan. Sisanya, 28 kecamatan yang memiliki struktur desa di bawahnya.

Setiap RTM menerima BLT sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan. Bantuan itu akan diberikan mulai April ini sampai Juni. Bantuan diberikan oleh Pemerintah Desa secara non tunai setiap bulan. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved