Semarak Ramadan 2020

Wakil Bupati KH Mujib Imron : Jaga Kesehatan Diri Kita, Jaga Kesehatan Orang Lain

Bulan ramadan 2020 ini adalah waktu yang sangat tepat untuk kita mawas diri dengan banyak istighfar, mawas diri pekerjaan kita, mawas diri tanggung ja

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - 'Kepada masyarakat Pasuruan, kita memasuki bulan ramadhan. Sebaiknya, bulan ramadhan ini, kita manfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT'.

Mendekatkan diri dalam artian meningkatkan kualitas ibadah, sodaqoh, pengabdian kita terhadap negara dan daerah.

Bulan ramadan 2020 ini adalah waktu yang sangat tepat untuk kita mawas diri dengan banyak istighfar, mawas diri pekerjaan kita, mawas diri tanggung jawab kita, karena ini momentum yang sangat pas.

Apalagi ramadan 2020 ini bersamaan dengan PR dari Allah SWT , yaitu kita sedang diuji dengan pandemi virus Corona atau Covid-19.

Kita harus tetap senantiasa menjaga hubungan bajn dengan Allah SWT, kalau biasa ditingkatkan. Hubungan kita sama masyarakat juga harus dijaga, apalagi kita bersama - sama sedang perang melawan virus Corona atau Covid-19.

Nabi Muhammad SAW sudah memberikan gambaran, kalah istilah orang jawa uger - uger. Bagimana kita harus bersikap pada saat pandemi ini.

Zaman dulu, Rasulullah sudah pernah mengatakan orang itu tidak boleh takut di saat tempatnya ada wabah atau pandemi.

Rasulullah memberikan motivasi meski di tengah pandemi, masyarakat harus selalu menjaga kesehatan, dan eksis di dalam melaksanakan amal - amal sosial dan amal - amal ibadah kepada allah SWT.

Rasulullah menganjurkan untuk tidak mendekati orang yang terkena wabah, tapi tetap menjaga hubungan baik dan selalu mendoakannya agar orang tersebut segera diberikan kesembuhan dari penyakitnya.

Rasulullah juga pernah berpesan agar umat islam ini harus menjaga diri dari hal - hal yang tidak kita inginkan , dan menjaga orang lain dari perbuatan kita.

Dalam bahasa lain, kita tidak boleh melakukan hal - hal yang membahayakan diri kita sendiri, dan hal - hal yang membahayakan orang lain.

Kita wajib menjaga kesehatan diri kita, dan kita juga wajib menjaga kesehatan orang lain. Pemerintah sudah mengambil sikap, sudah ada seruan yang bersifat wajib dalam rangka melawan pandemi ini.

FOTO Salat Tarawih Keluarga Via Vallen Curi Perhatian, Lokasi Disoroti, Via Langsung Cepat Tanggap

2 Syarat untuk Terima Bantuan Sembako dan BLT Rp 600 Ribu dari Pemerintah di Tengah Pandemi Corona

VIRAL Pria Surabaya Ubah Aisyah Nissa Sabyan Bernada Hina Nabi, Nangis Minta Maaf, Gini Nasibnya

Pemerintah sudah mewajibkan untuk memakai masker. Pemerintah juga sudah menerapkan physical distancing, sosial distancing dan upaya - upaya lain dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Ketika pemerintah sudah mengatakan wajib, maka berarti kita sebagai masyarakat juga wajib melaksanakan dan mengikuti anjuran yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat hingga pemerintah dibawahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved