Dua Perampok Toko Emas di Jember Ditembak Polisi, Satu Kabur

Perampok asal Kota Malang masih lolos masuk dan beraksi di Kabupaten Jember, Jawa timur. ada penjagaan di pintu masuk Jember saat pandemi corona

Kompas.com
ILUSTRASI - Pria ditembak mati saat pandemi virus Corona di Filipina. 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Perampok asal Kota Malang masih lolos masuk dan beraksi di Kabupaten Jember, Jawa timur meskipun ada penjagaan di pintu masuk Jember di masa pandemi virus Corona atau Covid-19.

Beruntung, aksi mereka dicurigai warga. Dan nahas bagi perampok, karena polisi bisa menggagalkan aksi dan membekuk mereka.

Perampokan tersebut terjadi di sebuah toko emas di Pasar Jenggawah, Toko Emas Mulia, Rabu (29/4/2020) malam. Perampok berjumlah tiga orang beraksi ketika warga sekitar Salat Tarawih.

Tetapi ada warga yang mencurigai kegiatan orang di dekat toko emas tersebut. Warga langsung memberitahu polisi.

"Tim Bak Grabak Polsek Jenggawah langsung mendatangi toko emas Mulia," ujar Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto kepada TribunJatim.com, Kamis (30/4/2020).

INFO Terbaru PSBB Jatim: Sanksi untuk Pelanggar Mulai 1 Mei 2020 hingga Pengajuan PSBB Malang Raya

Pelaku Curanmor Kota Malang Beraksi Saat Jam Buka Puasa, Motor Parkir di Teras Rumah Jadi Sasaran

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Evakuasi 18 Warga di Desa Temboro Magetan Jatim

Rupanya perampok sudah berada di dalam toko. Polisi mengepung sekitar toko dan meminta perampok keluar.

"Mereka malah nantang dan ngancam polisi. Kalau ada yang berani masuk, maka akan mereka bunuh," imbuh Sunarto.

Polisi pun melakukan tindakan tegas terukur. Dua orang berhasil ditangkap setelah polisi mengeluarkan tembakan. Satu orang berhasil kabur.

Dua orang yang ditangkap diketahui bernama Hadi dan Zaenal warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Perampok itu masuk ke toko tersebut dengan melubangi tembok bagian belakang. Tembok itu cukup dimasuki oleh tubuh orang dewasa.

Ketika polisi mengepung tempat itu, perampok masuk membuat lubang kedua untuk tempat penyimpanan emas yang akan dirampoknya.

"Jadi untuk emas perhiasan belum ada yang dibawa kabur. Mereka masih membuat lubang kedua untuk penyimpanan. Karena kecepatan tim, aksi mereka bisa digagalkan," tegas Sunarto.

Polisi kini masih mengembangkan penangkapan tersebut. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved