PSBB Surabaya

PSBB Hari Keempat di Surabaya, Jalanan Lengang Kendaraan Masuk Surabaya Turun 60 Persen

Volume kendaraan yang masuk Surabaya di hari keempat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masuk Surabaya terpantau lengang.

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Yoni Iskandar
Yusron nauval/tribunjatim.com
Petugas saat melakukan screening kendaraan masuk ke Surabaya di hari keempat PSBB 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Volume kendaraan yang masuk Surabaya di hari keempat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masuk Surabaya terpantau lengang.

Tepat  keempat ini, juga menjadi awal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berupa teguran dan tindakan bagi kendaraan yang kedapatan melanggar ketentuan, Jumat (1/5/2020).

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari hari pertama hingga ketiga masih dilakukan proses sosialisasi di lapangan. Meskipun screening dilakukan, petugas memberikan imbauan dan teguran.

Pantauan lokasi di Bundaran Waru Sidoarjo, kendaraan yang melintas untuk masuk ke Surabaya jauh lebih menurun. Tak ada kepadatan kendaraan seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Jalanan tampak sepi, dan jauh menurun dari segi volume kendaraan.

Penuhi Syarat Dapat Uang BLT Rp600.000 dari Jokowi Bagi Keluarga Miskin di Tengah Pandemi Covid-19

Sempat Kabur, Seorang Perampok Toko Emas di Jenggawah Jember Akhirnya Menyerahkan Diri

PSBB Surabaya, KAI Daop 8 Bagi-bagi 700 Sembako Gratis dan Masker ke Warga Terdampak Pandemi Corona

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perhubungan Kota Surabaya Tundjung Iswandaru membenarkan hal itu.

"Iya ini lengang, otomatis volume turun dari biasanya," kata Tundjung Iswandar kepada TribunJatim.com.

Tundjung Iswandar mengungkapkan, hampir setiap hari ada penurunan kendaraan yang masuk ke Surabaya. Dari data yang dimiliki Dishub, hingga hari ketiga kemarin, penurunan volume kendaraan berkurang sebanyak 42 persen.

"Kalau sekarang mungkin sudah 60 persen, karena mungkin memang hari libur juga," kata Tundjung Iswandar kepada TribunJatim.com.

Meski demikian, proses screening tetap dilakukan oleh petugas gabungan. Apalagi, ini sudah memasuki hari keempat penerapan PSBB di Surabaya.

Perihal sanksi, Tundjung mengungkapkan, bagi mereka yang kedapatan melanggar seperti berboncengan namun beda alamat diberikan dua pilihan. Antara putar balik atau discreening lanjutan oleh petugas kepolisian.

"Tapi kalau dia putar balik tidak dilakukan penindakan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved