Virus Corona di Surabaya
Risma Bongkar Kebohongan, Inilah Update Fakta Terbaru Kasus Corona di Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut
Wali Kota Risma bongkar kebohongan, inilah update fakta terbaru kasus Corona Covid-19 di Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya
Penulis: Ignatia Andra Xaverya | Editor: Mujib Anwar
2 Orang Pekerja Meninggal
Dua orang pekerja di Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya positif terinfeksi Covid-19 dan meninggal dunia.
Namun sampai saat ini belum diketahui dua orang yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal dunia dari pabrik tersebut mendapatkan penularan atau transmisi dari mana.
"Ada dua orang, dan dua-duanya meninggal dunia. Di kompleks tersebut kini sedang dilakukan tracing dan kini ada sembilan yang dinyatakan PDP karena terdapat gejala klinis,” kata Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi.
Temuan dua pekerja di Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya meninggal dunia membuat Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur secara bertahap melakukan rapid test pada para pegawainya.
Sekira 163 orang pegawai Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya menjalani tes swab pengambilan spesimen untuk diuji dalam PCR.
Tes Swab di RSUD Dr Soetomo Surabaya
RSUD dr Soetomo Surabaya terus melakukan tes swab PCR secara bertahap terhadap karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya.
Humas RSUD dr Soetomo Surabaya Dr Pesta Parulian mengatakan, tes akan dibagi menjadi beberapa tahap.
"Ini dimaksudkan untuk bisa menjaga jarak karena kami juga melakukan screening kepada pasien umum yang lain," kata dia saat dihubungi, Kamis (30/4/2020).
Namun saat ditanya, berapa jumlah yang akan menjalani tes swab PCR pada esok hari, Pesta belum bisa menjelaskan lebih rinci.
"Belum tahu yang pasti sekarang sudah 40 lebih," ucap dia.
Humas RSUD dr Soetomo Surabaya Dr Pesta Parulian mengatakan, saat ini ada 40 karyawan yang sedang melakukan test Swab PCR.
"Wakeh (banyak) ada sekitar 40an lebih," kata dia saat dihubungi, Kamis (30/4/2020).
Sementara saat ditanya lebih detail hasil tersebut, Pesta enggan menjelaskan lebih detail.