Virus Corona di Malang
Belajar dari Pengalaman, Bupati Malang Sebut Cara Pembagian Bantuan Hanya pada Warga Tak Bergerombol
Rombongan Forkopimda Kabupaten Malang melanjutkan safari pembagian bantuan sosial sembako di Kecamatan Poncokusomo.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menegaskan, pembagian bantuan sembako dilakukan dengan cara hanya kepada warga yang tidak bergerombol.
Sebelumnya, pembagian sembako di Kecamatan Gondanglegi, Malang, Jumat (1/5/2020) terkesan bergerombol.
Apalagi saat Sanusi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang terjun langsung memakaikan masker kepada pengguna jalan.
"Mencoba untuk masyarakat tidak bergerombol. Yang tidak bergerombol kita kasih (bantuan sembako)," beber Sanusi ketika dikonfirmasi, Minggu (3/5/2020).
• Keuskupan Malang Kirim Sembako dan APD ke Polresta Malang Kota, Siap Didistribusikan untuk Warga
• Ada Satu Orang yang Hasil Rapid Test Covid-19 Reaktif, 83 Pekerja Bangunan di Batu Dipulangkan
Terbaru, rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang melanjutkan safari pembagian bantuan sosial sembako di Kecamatan Poncokusomo, Sabtu (2/5/2020).
Penyaluran bantuan tersebut bertajuk penanganan virus Corona atau Covid-19.
Selain pembagian bantuan, Forkopimda juga melakukan sosialiasi bahaya Covid-19 kepada masyarakat.
Sosialisasi dilakukan di salah satu gedung pertemuan di Kecamatan Poncokusomo.
Sanusi menegaskan, pembagian sembako di Poncokusomo tidak dilakukan secara berkerumun.
• Pemkot Malang Mulai Bagikan 1.825 Kartu Bantuan Sosial dan 350 Paket Sembako pada Warga
• Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Kebanjiran Donasi, Warga yang Butuh Bantuan Bisa Ajukan ke Pemdes
Jumlah total sembako yang disalurkan kala itu berjumlah 1,6 ton beras dan puluhan kardus mi instan.
"Ini sebagai langkah awal masyarakat agar teredukasi bahwa Covid-19 ini bukan penyakit yang tidak main-main. Sehingga Forkopimda datang mengedukasi," beber politisi PDIP itu.
Sanusi menambahkan, alasan Forkopimda Kabupaten Malang hadir di tengah masyarakat adalah karena murni kepedulian membantu masyarakat terdampak virus Corona.
Wilayah perbatasan Kabupaten Malang dengan daerah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, jadi jujukan Forkopimda lakukan aksi bantuan sosial baru-baru ini.
Selain aksi sosial, mereka juga melakukan peninjauan area perbatasan Kabupaten Malang.
• Antisipasi PSBB Malang Raya, Arema FC Beri Bantuan Puluhan Face Shield untuk Pemkab Malang
• Rencana Penerapan PSBB Malang Raya Masih Tunggu Pengajuan Kabupaten Malang dan Kota Batu