Virus Corona di Pamekasan

Pasien Covid-19 di Pamekasan Tak Mau Diisolasi, Debat saat Dijemput, Petugas sampai Menunggu 7 Jam

Pasien Covid-19 di Pamekasan tak mau diisolasi. Perdebatan dengan petugas pun terjadi. Bahkan, petugas sampai menunggu 7 jam.

IRNA via Tribunnews.com
ILUSTRASI Pasien Covid-19 di Pamekasan tak mau diisolasi. 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Dalam menanggulangi dan mencegah penyebaran Covid-19 di Pamekasan, Pemkab Pamekasan, menemui banyak kendala di lapangan.

Selain tingkat kesadaran masyarakat belum masif, juga petugas dan tim medis mendapat penolakan dari keluarga pasien ataupun pasien sendiri untuk diisolasi ke rumah sakit.

Kendala penangangan Corona di Pamekasan ini, diungkapkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Baru Terkuak Didi Kempot Malam-malam Telepon Sahabatnya, sebelum Wafat Tanyakan Sakit: Pukul 22.00

Pasien yang sudah berdasarkan hasil analisa dan rapid test-nya dinyatakan positif, namun ketika pasien akan dibawa petugas medis ke rumah sakit, pasien tidak langsung nurut, tapi petugas medis bedebat terlebih dengan pasien dan keluarganya.

Bupati Baddrut Tamam mengungkapkan, dirinya prihatin dengan kejadian beberapa waktu lalu.

Ketika petugas medis, termasuk sopir yang sudah mengenakan pakaian hazmat, mendatangi rumah pasien untuk dibawa ke rumah sakit, tidak langsung mau.

Tapi harus berdebat panjang dan menunggu berjam-jam di rumahnya, agar pasien sadar dan mau diisolasi demi kesembuhan yang bersangkutan.

Terjawab Teka-teki Pernikahan Didi Kempot dengan Yan Vellia Istri Keduanya, Ketua RT Bongkar 1 Bukti

Cerita Asisten Didi Kempot Antar ke Rumah Sakit, Ungkap Teriak Takbir: di Perjalanan Sudah Nggak Ada

“Bayangkan, petugas medis dan sopir ambulans mengenakan APD lengkap, menunggu pasien dari pukul 19.00 hingga pukul 02.00 dini hari. Selama tujuh jam itu, petugas dengan sabar, tidak bisa minum dan makan, serta menahan untuk buang air kecil. Padahal, ini semua demi pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal. Tapi pasien sendiri yang kurang koperatif,” ujar Baddrut Tamam, Jumat (8/5/2020).

Menurut Bupati Baddrut Tamam, masalah kesehatan milik semua elemen masyarakat.

Peran gugus satuan tugas Covid-19 itu, di antaranya melakukan tracking, sosialisasi yang masih kepada masyarakat dengan menciptakan kesadaran bagi masyarakat, tentang bahaya Covid-19 dan bantuan pelayanan maksimal terhadap masyarakat.

1 Pasien Positif Corona di Pamekasan Sembuh, 2 Kali Tes Swab Hasilnya Negatif, Dibolehkan Pulang

Halaman
12
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved