Virus Corona di Malang

Polres Malang Siap Jemput Pasien Positif Covid-19 Jika Ngeyel, Begini Trik yang Bakal Diterapkan

Polres Malang siap menjemput pasien terjangkit Covid-19 jika tak mau dievakuasi ke Rusunawa ASN Kepanjen.

SURYA/ERWIN WICAKSONO
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan pihaknya siap jemput pasien Covid-19 jika ngeyel tak mau diisolasi di Rusunawa ASN. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polres Malang siap menjemput pasien terjangkit Covid-19 jika tak mau dievakuasi ke Rusunawa ASN Kepanjen.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menerangkan petugas yang diterjunkan untuk menjemput pasien tersebut adalah Tim Covid-19 Hunter Polres Malang.

Cara yang diterapkan untuk menjemput pasien Covid-19 melalui persuasif pendekatan kepada pasien.

Aturan Jalur Penyeberangan Selat Bali saat Pandemi, Tiket Go Show-Penumpang Harus Bawa Surat Sehat

"Telah kami siapkan tim Covid Hunter. Tugasnya membantu penjemputan pasien Covid-19. Tim akan membujuk pasien dan melakukan pendekatan agar mau dibawa ke Rusunawa ASN," beber Hendri saat di Pendapa Peringgitan Agung, Kamis (14/5/2020).

Hendri menuturkan, 40 personel Tim Covid-19 Hunter disiagakan guna melakukan penjemputan.

Petugas berasal dari satuan kesehatan, reskrim, intelkam dan resnarkoba.

Inikah Foto Pernikahan Didi Kempot dan Yan Vellia? Tak Sengaja Terekspos di IG, Lihat Pakaian Mereka

Bocor Obrolan Prabowo & Menhan China saat Masa Genting Laut China Selatan, Singgung Kekuatan Militer

Hendri menghimbau agar para pasien Covid-19 bersikap kooperatif saat dilakukan penjemputan oleh Tim Covid-19  Hunter.

"Semoga dapat menekan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Malang sehingga pandemi cepat berakhir," harapnya.

Di sisi lain, Polres Malang dipastikan membuka enam titik posko cek poin utama di perbatasan Kabupaten Malang dengan daerah lain.

Kumpulan Aksi Nekat Mudik Warga +62, Kecoh Petugas Pakai Reparasi AC hingga Diangkut Truk Towing

"Terletak di jalan protokol yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan, Lumajang dan Kabupaten Blitar," ujar Hendri.

Cek poin mandiri juga dimaksimalkan Hendri untuk melakukan penyekatan kendaraan dari luar kota yang melewati jalur alternatif di Kabupaten Malang.

"Cek poin mandiri untuk mengantisipasi warga Kabupaten Malang yang masuk melalui jalan jalan tikus dari luar. Ada 299 titik cek poin mandiri yang didirikan oleh desa-desa," jelas Hendri. 

Penulis: Erwin Wicaksono

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved